Selidiki kecelakaan, polisi turunkan tim khusus
Selasa, 07 Agustus 2012 - 10:52 WIB
Selidiki kecelakaan, polisi turunkan tim khusus
A
A
A
Sindonews.com - Polda Jawa Timur (Jatim) menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan terkait kecelakaan yang melibatkan bus Harapan Jaya dengan sebuah truk dan dua sepeda motor. Kecelakaan tersebut menewaskan delapan korban jiwa dan 42 korban luka.
Wadirlantas Polda Jatim AKBP Awi Setiono mengatakan kasus kecelakaan ini menurutnya paling menonjol pada bulan Ramadan ini. Untuk itu, Polda Jatim menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan.
"Tim khusus ini diterjunkan untuk mencari kepastian penyebab kecelakaan maut ini," ujar Awi menjelaskan saat di lokasi kejadian, Selasa (7/8/2012).
Menurut Awi, Tim Accident Analisis Polda Jatim ini sejak Selasa pagi hingga siang ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raya Trosobo Taman, Sidoarjo. Tim mengecek kedua kendaraan yakni bus dan truk yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.
"Hingga saat ini, kita belum bisa menetapkan satupun tersangka dalam kecelakaan tersebut. Kami masih menunggu hasil analisa pemeriksaan di lapangan," ujar Awi.
Sementara itu, hingga kini, polisi juga belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan pengemudi bus Harapan Jaya. Kondisi kedua pengemudi ini mengalami luka serius dan
menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Anwar Medika.
"Kedua pengemudi belum bisa dimintai keterangan. Masih dalam perawatan intensif," paparnya.
Dari hasil keterangan saksi, kecelakaan itu terjadi bermula ketika bus Harapan Jaya yang melaju kencang dari arah barat menuju Surabaya mendadak oleng dan terguling ke kanan karena
menghindari sebuah sepeda motor yang putar balik.
Di saat bersamaan muncul sebuah truk dan dua buah sepeda motor dari arah berlawanan langsung menabrak bus. Delapan orang tewas dalam kecelakaan ini. Sementara 42 korban luka dilarikan ke RS Siti Khodijah Sidoarjo dan RS Anwar Medika.
Wadirlantas Polda Jatim AKBP Awi Setiono mengatakan kasus kecelakaan ini menurutnya paling menonjol pada bulan Ramadan ini. Untuk itu, Polda Jatim menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan.
"Tim khusus ini diterjunkan untuk mencari kepastian penyebab kecelakaan maut ini," ujar Awi menjelaskan saat di lokasi kejadian, Selasa (7/8/2012).
Menurut Awi, Tim Accident Analisis Polda Jatim ini sejak Selasa pagi hingga siang ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raya Trosobo Taman, Sidoarjo. Tim mengecek kedua kendaraan yakni bus dan truk yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.
"Hingga saat ini, kita belum bisa menetapkan satupun tersangka dalam kecelakaan tersebut. Kami masih menunggu hasil analisa pemeriksaan di lapangan," ujar Awi.
Sementara itu, hingga kini, polisi juga belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan pengemudi bus Harapan Jaya. Kondisi kedua pengemudi ini mengalami luka serius dan
menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Anwar Medika.
"Kedua pengemudi belum bisa dimintai keterangan. Masih dalam perawatan intensif," paparnya.
Dari hasil keterangan saksi, kecelakaan itu terjadi bermula ketika bus Harapan Jaya yang melaju kencang dari arah barat menuju Surabaya mendadak oleng dan terguling ke kanan karena
menghindari sebuah sepeda motor yang putar balik.
Di saat bersamaan muncul sebuah truk dan dua buah sepeda motor dari arah berlawanan langsung menabrak bus. Delapan orang tewas dalam kecelakaan ini. Sementara 42 korban luka dilarikan ke RS Siti Khodijah Sidoarjo dan RS Anwar Medika.
(azh)