Tak sebut jabatan Lulung, Foke diprotes
Kamis, 02 Agustus 2012 - 21:16 WIB
Tak sebut jabatan Lulung, Foke diprotes
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) mendapat protes dari Dewan pengurus Wilayah (DPW) PPP saat deklarasi dukungan PPP ke pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Pasalnya, Foke tidak menyebut jabatan Lulung di DPW PPP.
"Pak Fauzi lupa sebut Pak H Lulung (Ketua DPW PPP Lulung Lunggana). Pak Fauzi lupa, sebut namanya (Ketua DPW itu) saya protes Pak," kata Matra Salah satu pengurus DPW DKI, Di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2012).
Selain itu, Foke diminta untuk mencantumkan logo PPP pada setiap spanduk yang akan disebar di seluruh DKI Jakarta.
"Kalau bikin atribut yang ada logo PPP Pak, kalau cuma warna hijau nanti orang enggak percaya. Apalagi warna hijaunya sedikit, selain ada gambar Bapak (Foke) sama logo PPP juga, jangan cuma gambar Bapak," terangnya.
Foke yang kini masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu, menanggapi santai protes salah satu pengurus DPW PPP tersebut. "Mohon maaf, Pak haji Lulung-nya dengar, yang di sana yang enggak dengar," Jawab Foke.
Selain itu, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali langsung merespon permintaan kader PPP tersebut. Menurutnya kader PPP sudah sepakat untuk bekerja memenangkan pasangan Foke-Nara.
"Dia minta atribut. Karena kader ingin bekerja untuk Bapak," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agama itu.
Seperti diketahui, putaran pertama Pilgub DKI menyisakan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang meraup suara 42,69 persen, dan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) yang meraup 34,58 persen.
Maka keduanya masuk pada Pilgub putaran kedua yang akan digelar pada 20 September 2012 nanti.
Sebelumnya, pada putaran pertama PPP mendukung pasangan nomor urut enam Alex Noerdin-Nono Sampono. Namun, Alex keburu keok pada putaran pertama yang digelar 11 Juli 2012 lalu, dengan perolehan suara 4,55 persen.
"Pak Fauzi lupa sebut Pak H Lulung (Ketua DPW PPP Lulung Lunggana). Pak Fauzi lupa, sebut namanya (Ketua DPW itu) saya protes Pak," kata Matra Salah satu pengurus DPW DKI, Di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2012).
Selain itu, Foke diminta untuk mencantumkan logo PPP pada setiap spanduk yang akan disebar di seluruh DKI Jakarta.
"Kalau bikin atribut yang ada logo PPP Pak, kalau cuma warna hijau nanti orang enggak percaya. Apalagi warna hijaunya sedikit, selain ada gambar Bapak (Foke) sama logo PPP juga, jangan cuma gambar Bapak," terangnya.
Foke yang kini masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu, menanggapi santai protes salah satu pengurus DPW PPP tersebut. "Mohon maaf, Pak haji Lulung-nya dengar, yang di sana yang enggak dengar," Jawab Foke.
Selain itu, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali langsung merespon permintaan kader PPP tersebut. Menurutnya kader PPP sudah sepakat untuk bekerja memenangkan pasangan Foke-Nara.
"Dia minta atribut. Karena kader ingin bekerja untuk Bapak," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agama itu.
Seperti diketahui, putaran pertama Pilgub DKI menyisakan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang meraup suara 42,69 persen, dan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) yang meraup 34,58 persen.
Maka keduanya masuk pada Pilgub putaran kedua yang akan digelar pada 20 September 2012 nanti.
Sebelumnya, pada putaran pertama PPP mendukung pasangan nomor urut enam Alex Noerdin-Nono Sampono. Namun, Alex keburu keok pada putaran pertama yang digelar 11 Juli 2012 lalu, dengan perolehan suara 4,55 persen.
(mhd)