Warga Tangerang kembali temukan korban pembunuhan
Rabu, 01 Agustus 2012 - 09:55 WIB
Warga Tangerang kembali temukan korban pembunuhan
A
A
A
Sindonews.com - Sesosok mayat laki-laki ditemukan di pinggir jalan Raya Mauk-Kronjo, Kampung Kendal, Desa Karang Anyar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Selasa 31 Juli 2012. Diduga, mayat tersebut merupakan salah seorang korban pembunuhan.
Berdasarkan informasi dari Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) Polda Metro Jaya pada Rabu (1/8/2012) diketahui, mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar, yakni Saman, Neing, dan Saenan pada Selasa 31 Juli 2012 pagi, sekira pukul 07.30 WIB.
Ketiganya pun kemudian langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada petugas Polsek Metro Mauk. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP, dan menemukan luka gorok robek di leher, pergelangan tangan kiri, dan bibir luka robek.
Namun, petugas tidak menemukan selembar identitas pun dari korban. Saat ditemukan, korban memakai kaos lengan panjang (sweeter), memakai topi hitam, celana panjang coklat, dan sepatu kulit hitam.
Warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengaku tidak ada yang mengenali korban. Petugas menduga korban dibunuh di tempat lain, dan mayatnya dibuang di lokasi penemuan. Saat ini, kasus itu masih dalam penyelidikan, dan pengembangan Polsek Metro Mauk.
Berdasarkan informasi dari Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) Polda Metro Jaya pada Rabu (1/8/2012) diketahui, mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar, yakni Saman, Neing, dan Saenan pada Selasa 31 Juli 2012 pagi, sekira pukul 07.30 WIB.
Ketiganya pun kemudian langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada petugas Polsek Metro Mauk. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP, dan menemukan luka gorok robek di leher, pergelangan tangan kiri, dan bibir luka robek.
Namun, petugas tidak menemukan selembar identitas pun dari korban. Saat ditemukan, korban memakai kaos lengan panjang (sweeter), memakai topi hitam, celana panjang coklat, dan sepatu kulit hitam.
Warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengaku tidak ada yang mengenali korban. Petugas menduga korban dibunuh di tempat lain, dan mayatnya dibuang di lokasi penemuan. Saat ini, kasus itu masih dalam penyelidikan, dan pengembangan Polsek Metro Mauk.
(lil)