Identitas mayat dalam kardus terkuak
Rabu, 01 Agustus 2012 - 08:49 WIB
Identitas mayat dalam kardus terkuak
A
A
A
Sindonews.com - Identitas mayat pria dalam kardus yang menghebohkan warga Perumahan Menteng Asri, Bogor Barat, Kota Bogor, akhirnya terkuak. Mayat tersebut diketahui bernama Lo Yien Fuk (32), yang berprofesi sebagai sales perhiasan.
Kepala Unit Reskrim Polsek Bogor Barat AKP Puji Astono mengatakan, Senin 30 juli 2012 malam lalu keluarga korban yang mendapat informasi adanya temuan mayat dalam kardus, mendatangi kantor Polsek Bogor Barat. Kedatangan keluarga korban ditemani sejumlah petugas dari Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Setelah mencocokkan ciri-ciri yang ada di tubuh dan memperlihatkan pakaian korban, keluarga korban meyakini mayat dalam kardus tersebut Lo Yien Fuk, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Namun untuk memastikannya, keluarga korban pun ditemani penyidik mendatangi kamar mayat RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, guna melihat langsung jasad lelaki tersebut apakah Lo Yien Fuk atau bukan. “Setelah melihat langsung di rumah sakit, korban dipastikan bernama Lo Yien Fuk. Dia berprofesi sebagai sales perhiasan dan sejak hari Minggu 29 Juli 2012 dia tak pulang ke rumah,” katanya di Bogor, Jawa Barat, Selasa 31 Juli 2012.
Puji Astono menuturkan, terungkapnya identitas korban ini diharapkan menjadi titik awal untuk pengungkapan kasus pembunuhan sadis tersebut. Beberapa hari ke depan penyidik akan meminta keterangan secara resmi dari keluarga serta rekan-rekan tempat korban bekerja. Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria dalam kardus ditemukan di selokan kering di Jalan Medika RT 1/9, Perumahan Menteng Asri, Kelurahan Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor, Senin 30 Juli 2012 pagi lalu.
Jasad lelaki yang belakangan diketahui bernama Lo Yien Fuk ini pertama kali diketahui Sugeng, petugas kebersihan perumahan tersebut. Kapolsek Bogor Barat Hida Tjahjono menerangkan, hasil identifikasi jasad korban ditemukan adanya luka tusuk di bagian kepala dan rahang kiri korban. Saat ditemukan, mayat pria dalam kardus sepertinya dipaksa pelaku untuk masuk kardus. Hal itu terlihat dari posisi kaki agak ditekuk dan terikat celana hitam milik korban. Selain kaki yang terikat, tangan korban pun juga diikat lakban dan kepala ditutupi jaket.
“Korban dimasukkan ke dalam kardus panjang berukuran 165 cm,” terangnya.
Kepala Unit Reskrim Polsek Bogor Barat AKP Puji Astono mengatakan, Senin 30 juli 2012 malam lalu keluarga korban yang mendapat informasi adanya temuan mayat dalam kardus, mendatangi kantor Polsek Bogor Barat. Kedatangan keluarga korban ditemani sejumlah petugas dari Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Setelah mencocokkan ciri-ciri yang ada di tubuh dan memperlihatkan pakaian korban, keluarga korban meyakini mayat dalam kardus tersebut Lo Yien Fuk, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Namun untuk memastikannya, keluarga korban pun ditemani penyidik mendatangi kamar mayat RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, guna melihat langsung jasad lelaki tersebut apakah Lo Yien Fuk atau bukan. “Setelah melihat langsung di rumah sakit, korban dipastikan bernama Lo Yien Fuk. Dia berprofesi sebagai sales perhiasan dan sejak hari Minggu 29 Juli 2012 dia tak pulang ke rumah,” katanya di Bogor, Jawa Barat, Selasa 31 Juli 2012.
Puji Astono menuturkan, terungkapnya identitas korban ini diharapkan menjadi titik awal untuk pengungkapan kasus pembunuhan sadis tersebut. Beberapa hari ke depan penyidik akan meminta keterangan secara resmi dari keluarga serta rekan-rekan tempat korban bekerja. Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria dalam kardus ditemukan di selokan kering di Jalan Medika RT 1/9, Perumahan Menteng Asri, Kelurahan Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor, Senin 30 Juli 2012 pagi lalu.
Jasad lelaki yang belakangan diketahui bernama Lo Yien Fuk ini pertama kali diketahui Sugeng, petugas kebersihan perumahan tersebut. Kapolsek Bogor Barat Hida Tjahjono menerangkan, hasil identifikasi jasad korban ditemukan adanya luka tusuk di bagian kepala dan rahang kiri korban. Saat ditemukan, mayat pria dalam kardus sepertinya dipaksa pelaku untuk masuk kardus. Hal itu terlihat dari posisi kaki agak ditekuk dan terikat celana hitam milik korban. Selain kaki yang terikat, tangan korban pun juga diikat lakban dan kepala ditutupi jaket.
“Korban dimasukkan ke dalam kardus panjang berukuran 165 cm,” terangnya.
(lil)