Warga perbatasan RI-RDTL tak punya KTP

Senin, 30 Juli 2012 - 14:28 WIB
Warga perbatasan RI-RDTL...
Warga perbatasan RI-RDTL tak punya KTP
A A A
Sindonews.com - Program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri RI rupanya belum menyentuh bagi warga hingga pelosok Indonesia. Khususnya warga di perbatasan Indonesia dengan Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL) di Desa Haumeni-ana, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bahkan sebagian besar warga tersebut, sama sekali belum miliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kami di sini memang tidak punya KTP, untuk urus KTP saja butuh waktu hingga satu tahun, jadi kami malas urus, sebab habis uang untuk biaya transportasi ke Kantor Kecamatan, apalagi ke Kota,” ujar Petrus Asuat, warga Desa Haumeni-ana, di Kefamenanu, Senin (30/07/2012).

Petrus mengakui, bukan saja dirinya, hampir sebagian besar warga di sana tak punya KTP. Permasalahan yang dihadapi warga pada umumnya sama seperti yang dialami Petrus.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Timor Tengah Utara, Suibertus Sallu menuding kepala desa setempat yang tidak proaktif dalam mengurus hal tersebut.

“Kepala desa harusnya secara proaktif mengumpulkan nama dan identitas warganya yang belum miliki KTP, lalu datang ambil blanko di kantor sini untuk urus,” ujar Suibertus.

Dia menjelaskan, Khusus warga di perbatasan akan menjadi prioritas, sebab itu menunjukkan identitas bangsa Indonesia di beranda luar negeri.

Data yang dihimpun sementara Program E-KTP di Kabupaten Timor Tengah Utara belum berjalan akibat keterlambatan sarana pendukung, namun Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Timor Tengah Utara, memastikan dalam waktu dekat sudah bisa launching.

“Bila tidak ada kendala hari Sabtu ini kita sudah bisa launching, tempatnya di Kecamatan Kota Kefamenanu, tetapi 24 kecamatan akan kita layani semua, termasuk warga Desa Haumeni-ana,” jelas Sallu.

Saat ini tercatat, penduduk wajib Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Timor tengah Utara sebanyak 180.669 orang terdiri dari 66.482 Kepala Keluarga.
(azh)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
19 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved