127 pengungsi di Padang terjangkit ISPA
Minggu, 29 Juli 2012 - 13:35 WIB
127 pengungsi di Padang terjangkit ISPA
A
A
A
Sindonews.com - Sepekan pasca banjir bandang di Padang, Sumatera Barat, 127 pengungsi terjangkit penyakit kulit dan Infeksi saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"127 orang korban banjir bandang yang berada di lokasi pengungsian mulai terserang penyakit ISPA, dan kulit," kata Kepala Koordiator Posko, Dr Eka, Sabtu 28 Juli 2012 malam.
Dia menerangkan, penyakit tersebut diakibatkan debu yang beterbangan, dan air yang tidak bersih di lokasi pengungsian.
"Pengungsi mulai terserang penyakit akibat air yang kotor di lokasi," katanya.
Kejadian tersebut diawali dengan turunnya hujan deras selama tiga jam, yang mengakibatkan debit air hulu Sungai lubuk Kilangan dan Hulu Batang meluap ke rumah-rumah warga.
Dampak kejadian itu 1.003 unit rumah. Dari data yang diperoleh, total kerugian pun terus bertambah.
Hingga sekarang total kerugian akibat banjir bandang ini terus bertambah. Jumat 27 Juli 2012, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar mencatat kerugian mencapai Rp40,66 miliar. Namun, hari ini jumlahnya bertambah hingga Rp250 miliar.
Kerugian tersebut yakni 190 unit rumah rusak berat, 332 rumah rusak sedang, 481 rumah rusak ringan, 3.636 jiwa mengungsi, dua unit sekolah, satu unit puskesmas, 11 rumah ibadah, 11 irigasi dan dua jembatan.
"127 orang korban banjir bandang yang berada di lokasi pengungsian mulai terserang penyakit ISPA, dan kulit," kata Kepala Koordiator Posko, Dr Eka, Sabtu 28 Juli 2012 malam.
Dia menerangkan, penyakit tersebut diakibatkan debu yang beterbangan, dan air yang tidak bersih di lokasi pengungsian.
"Pengungsi mulai terserang penyakit akibat air yang kotor di lokasi," katanya.
Kejadian tersebut diawali dengan turunnya hujan deras selama tiga jam, yang mengakibatkan debit air hulu Sungai lubuk Kilangan dan Hulu Batang meluap ke rumah-rumah warga.
Dampak kejadian itu 1.003 unit rumah. Dari data yang diperoleh, total kerugian pun terus bertambah.
Hingga sekarang total kerugian akibat banjir bandang ini terus bertambah. Jumat 27 Juli 2012, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar mencatat kerugian mencapai Rp40,66 miliar. Namun, hari ini jumlahnya bertambah hingga Rp250 miliar.
Kerugian tersebut yakni 190 unit rumah rusak berat, 332 rumah rusak sedang, 481 rumah rusak ringan, 3.636 jiwa mengungsi, dua unit sekolah, satu unit puskesmas, 11 rumah ibadah, 11 irigasi dan dua jembatan.
(hyk)