Pola pengamanan Pilgub tidak berubah

Sabtu, 28 Juli 2012 - 10:23 WIB
Pola pengamanan Pilgub...
Pola pengamanan Pilgub tidak berubah
A A A
Sindonews.com - Menghadapi putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Polda Metro Jaya tidak akan mengubah pola pengamanan yang sudah ditetapkan. Nantinya personel yang bertugas pada putaran pertama, kembali bertugas ke pos semula pada 20 September 2012 mendatang.

Jumlah personel gabungan TNI/Polri sebanyak 12.459 orang yang disiagakan di 15.059 tempat pemungutan suara (TPS). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, skema pengamanan pilgub masih sesuai rencana semula.

Pihaknya juga tidak akan melakukan penambahan personel. “Tidak ada perubahan pola pengamanan. Masih seperti rencana semula,” kata Rikwanto di Jakarta, Jumat 27 Juli 2012.

Perubahan hanya terjadi pada pengawalan calon gubernur (cagub), dan calon wakil gubernur (cawagub). Pasangan cagub yang gugur di putaran pertama tidak lagi dikawal. “Anggota yang bertugas ditarik,” tegasnya.

Terkait kategori TPS, pihaknya mencatat ada 1.257 TPS masuk dalam kategori rawan 1, dan 39 TPS masuk dalam kategori rawan 2. Sementara itu, kategori TPS aman sebanyak 14.815 TPS.

Rikwanto menjelaskan, untuk rawan 1 adalah lokasi TPS yang masih cukup kondusif, seperti di perkampungan dan permukiman massa pendukung. Sementara rawan 2 adalah lokasi TPS yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan, TPS yang berdampingan dengan massa calon, dan TPS di kawasan perbatasan.

“Tidak ada perubahan, masih sama dengan putaran pertama,” jelas Rikwanto.

Rikwanto menegaskan, kategori rawan yang dimaksud bukan berarti diartikan adanya aksi kekerasan, melainkan berpotensi kecurangan atau yang lainnya sehingga menimbulkan kericuhan. “Rawan 1, dan 2 yang menentukan kapolres setempat, itu sangat subjektif, tempat yang dinilai rawan yang berdekatan dengan kantong-kantong berbagai calon, jadi eskalasi konfliknya berbeda di setiap wilayah,” tuturnya.

Dia menegaskan, jika terjadi kericuhan di TPS maka sudah ada anggota dari Brimob, dan Sabhara yang akan menanggulanginya. Penempatan anggota tersebut masih menggunakan pola 1 personel untuk TPS rawan 1 dan 2, sementara untuk TPS aman tetap dijaga 1 personel untuk dua TPS.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Efendi Anas menegaskan bahwa aparat Satpol PP tidak dilibatkan dalam Pilgub DKI Jakarta untuk menjamin netralitas. Termasuk juga penggunaan sarana milik Satpol PP, tidak diperkenankan untuk kepentingan pilgub.
(lil)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
50 menit yang lalu
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
1 jam yang lalu
Ini Identitas 12 Korban...
Ini Identitas 12 Korban Meninggal dan 6 Luka Akibat Kecelakaan Maut di Pantura
1 jam yang lalu
Kapolri Bedah Rumah...
Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji di Palembang, Begini Penampakannya
1 jam yang lalu
Hari Pertama Masuk Sekolah,...
Hari Pertama Masuk Sekolah, Cawang Macet, Jalan Letjen MT Haryono Padat Merayap
1 jam yang lalu
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved