Balapan liar, Polres Mamuju tangkap 50 motor
Jum'at, 27 Juli 2012 - 09:20 WIB
Balapan liar, Polres Mamuju tangkap 50 motor
A
A
A
Sindonews.com - Jajaran Polres Mamuju menangkap sekitar 50 sepeda motor yang digunakan para pemuda dalam aksi balapan liar yang kembali marak sejak bulan Ramadan 1433 Hijriah.
Penangkapan itu dilakukan di beberapa titik di Mamuju yang menjadi arena judi balapan liar.
”Operasi balapan liar telah kami galakkan semenjak bulan suci Ramadan ini. Hasilnya, kami telah menjaring 50 kendaraan yang digunakan sekelompok pemuda di Mamuju,” kata Kapolres Mamuju AKPB Darwis Rincing di Mamuju, Kamis 26 Juli 2012.
Ia mengemukakan aksi balapan liar ini cukup meresahkan, karena mengganggu ketertiban di masyarakat. Apalagi saat ini umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa, sehingga aksi balapan liar menjadi perhatian aparat kepolisian.
”Aksi balapan liar dilarang dilaksanakan di tempat umum, karena bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Darwis.
Menurut dia, sebanyak 50 sepeda motor yang terjaring razia ini diamankan di Polres Mamuju. ”Sepeda motor balapan liar ini tidak akan kami keluarkan hingga akhir Ramadan. Intinya, proses hukum baru akan dilakukan setelah Lebaran nanti,” kata dia.
Dia berharap, para pemuda yang sering melakukan balapan liar untuk segera menghentikan aktivitasnya karena sudah menimbulkan keresahan di masyarakat. Anca, salah seorang warga Mamuju membenarkan bahwa aksi balapan liar ini sangat meresahkan warga.
”Aksi balapan liar yang dilakukan anak muda daerah ini seolah menjadi tradisi setiap Ramadan. Padahal sangat mengganggu masyarakat sekitar pengguna jalan,” katanya.
Ia berharap aparat kepolisian Polres Mamuju terus menertibkan aksi balapan liar.Terutama yang sering terjadi di sekitar pantai Manakarra Mamuju.
”Jangan sampai terjadi lagi seperti tahun lalu.Ada warga harus menjadi korban balapan liar akibat terjatuh ke jalan,” katanya.
Penangkapan itu dilakukan di beberapa titik di Mamuju yang menjadi arena judi balapan liar.
”Operasi balapan liar telah kami galakkan semenjak bulan suci Ramadan ini. Hasilnya, kami telah menjaring 50 kendaraan yang digunakan sekelompok pemuda di Mamuju,” kata Kapolres Mamuju AKPB Darwis Rincing di Mamuju, Kamis 26 Juli 2012.
Ia mengemukakan aksi balapan liar ini cukup meresahkan, karena mengganggu ketertiban di masyarakat. Apalagi saat ini umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa, sehingga aksi balapan liar menjadi perhatian aparat kepolisian.
”Aksi balapan liar dilarang dilaksanakan di tempat umum, karena bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Darwis.
Menurut dia, sebanyak 50 sepeda motor yang terjaring razia ini diamankan di Polres Mamuju. ”Sepeda motor balapan liar ini tidak akan kami keluarkan hingga akhir Ramadan. Intinya, proses hukum baru akan dilakukan setelah Lebaran nanti,” kata dia.
Dia berharap, para pemuda yang sering melakukan balapan liar untuk segera menghentikan aktivitasnya karena sudah menimbulkan keresahan di masyarakat. Anca, salah seorang warga Mamuju membenarkan bahwa aksi balapan liar ini sangat meresahkan warga.
”Aksi balapan liar yang dilakukan anak muda daerah ini seolah menjadi tradisi setiap Ramadan. Padahal sangat mengganggu masyarakat sekitar pengguna jalan,” katanya.
Ia berharap aparat kepolisian Polres Mamuju terus menertibkan aksi balapan liar.Terutama yang sering terjadi di sekitar pantai Manakarra Mamuju.
”Jangan sampai terjadi lagi seperti tahun lalu.Ada warga harus menjadi korban balapan liar akibat terjatuh ke jalan,” katanya.
(azh)