Gudang mebel milik Jokowi terbakar
Jum'at, 27 Juli 2012 - 08:56 WIB
Gudang mebel milik Jokowi terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah gudang mebel Rakabu Furniture milik Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) ludes terbakar.
Gudang milik Jokowi tersebut berada di kompleks Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah dan Balai Pengembangan Tekonologi IKM Instalasi Kayu PIK di JalanA Yani KM 8 Pabelan,Kartasura, Sukoharjo. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan miliaran rupiah.
”Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB.Saatitugudangdalam keadaan kosong karena jam istirahat,” jelas Manager Rakabu Furniture, Anjas Wijanarko, Kamis 26 Juli 2012.
Menurutnya, para pekerja di gudang tersebut sedang istirahat dan banyak yang menjalankan salat Zuhur di sekitar gudang.
”Yang jelas semua pekerja tengah berpuasa sehingga tidak ada yang merokok. Kemungkinan besar kebakaran terjadi karena korsleting,” ujar Anjas.
Dia juga mengatakan,di gudang tersebut hanya sebagai tempat penyimpanan. Tidak ada aktivitas produksi apa pun di gudang mebel tersebut. Di dalam gudang hanya ada mebel yang siap diekspor ke Perancis sebanyak satu setengah kontainer. Rencananya, barang tersebut akan dikirim 6 Agustus mendatang.
Selain itu ada juga satu kontainer mebel siap ekspor untuk dikirim ke Spanyol. Anjas juga mengatakan, di dalam gudang juga berisi kapas dan kain perca sehingga mudah terbakar. Kejadian ini sendiri dikatakan Anjas sudah dilaporkan kepada Jokowi. Sementara itu, Kapolsek Kartasura AKP Fachrul Sugiarto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran gudang mebel tersebut.
Gudang milik Jokowi tersebut berada di kompleks Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah dan Balai Pengembangan Tekonologi IKM Instalasi Kayu PIK di JalanA Yani KM 8 Pabelan,Kartasura, Sukoharjo. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan miliaran rupiah.
”Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB.Saatitugudangdalam keadaan kosong karena jam istirahat,” jelas Manager Rakabu Furniture, Anjas Wijanarko, Kamis 26 Juli 2012.
Menurutnya, para pekerja di gudang tersebut sedang istirahat dan banyak yang menjalankan salat Zuhur di sekitar gudang.
”Yang jelas semua pekerja tengah berpuasa sehingga tidak ada yang merokok. Kemungkinan besar kebakaran terjadi karena korsleting,” ujar Anjas.
Dia juga mengatakan,di gudang tersebut hanya sebagai tempat penyimpanan. Tidak ada aktivitas produksi apa pun di gudang mebel tersebut. Di dalam gudang hanya ada mebel yang siap diekspor ke Perancis sebanyak satu setengah kontainer. Rencananya, barang tersebut akan dikirim 6 Agustus mendatang.
Selain itu ada juga satu kontainer mebel siap ekspor untuk dikirim ke Spanyol. Anjas juga mengatakan, di dalam gudang juga berisi kapas dan kain perca sehingga mudah terbakar. Kejadian ini sendiri dikatakan Anjas sudah dilaporkan kepada Jokowi. Sementara itu, Kapolsek Kartasura AKP Fachrul Sugiarto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran gudang mebel tersebut.
(azh)