Buruh demo lagi, aktivitas pabrik lumpuh
Selasa, 24 Juli 2012 - 11:42 WIB
Buruh demo lagi, aktivitas pabrik lumpuh
A
A
A
Sindonews.com - Aksi demo mogok kerja ratusan buruh wanita sebuah pabrik plastik di kawasan Industri Brebek, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) menolak outsourcing dan upah rendah Selasa pagi berlanjut.
Para buruh tidak hanya melakukan aksi mogok kerja, namun juga melarang pihak manajemen dan karyawan pabrik lainnya masuk ke dalam pabrik. Aksi ini menyebabkan aktivitas pabrik lumpuh total. Para buruh kesal lantaran tidak mendapat tanggapan pemilik dan manajemen perusahaan/ sekitar 300 buruh wanita pabrik plastik milik PT Surya Dave Plastic di kawasan Industri brebek.
"Senin kemarin masih ada aktivitas produksi, namun pada hari kedua ini tidak ada satu pun staf dan buruh yang diizinkan masuk oleh buruh," ujar Perwakilan buruh, Doni Riyanto menjelaskan, Selasa (24/7/2012).
Dalam aksi ini, buruh juga menuntut agar pihak pemilik pabrik mencabut sistem kerja outsourcing dan segera memberikan upah buruh yang selama ini masih dibawah upah minimum regional Kabupaten Sidoarjo.
"Kami akan terus melakukan aksi mogok kerja jika pabrik tidak mau memberikan tuntutan buruh," tandasnya.
Sementara itu terkait aksi dan tuntutan buruh, hingga saat ini tidak ada satu pun perwakilan manajemen perusahaan yang mau memberikan keterangan.
Para buruh tidak hanya melakukan aksi mogok kerja, namun juga melarang pihak manajemen dan karyawan pabrik lainnya masuk ke dalam pabrik. Aksi ini menyebabkan aktivitas pabrik lumpuh total. Para buruh kesal lantaran tidak mendapat tanggapan pemilik dan manajemen perusahaan/ sekitar 300 buruh wanita pabrik plastik milik PT Surya Dave Plastic di kawasan Industri brebek.
"Senin kemarin masih ada aktivitas produksi, namun pada hari kedua ini tidak ada satu pun staf dan buruh yang diizinkan masuk oleh buruh," ujar Perwakilan buruh, Doni Riyanto menjelaskan, Selasa (24/7/2012).
Dalam aksi ini, buruh juga menuntut agar pihak pemilik pabrik mencabut sistem kerja outsourcing dan segera memberikan upah buruh yang selama ini masih dibawah upah minimum regional Kabupaten Sidoarjo.
"Kami akan terus melakukan aksi mogok kerja jika pabrik tidak mau memberikan tuntutan buruh," tandasnya.
Sementara itu terkait aksi dan tuntutan buruh, hingga saat ini tidak ada satu pun perwakilan manajemen perusahaan yang mau memberikan keterangan.
(azh)