45 preman terjaring Operasi Cipta Kondisi
Senin, 23 Juli 2012 - 15:09 WIB
45 preman terjaring Operasi Cipta Kondisi
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 45 preman, dan Penyandang Masalah Kesejahteraan dan Sosial (PMKS) diamankan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan anggota Polsek Senen dalam operasi Cipta Kondisi di sekitar Senen, Jakarta Pusat.
Razia itu sendiri dilakukan di dalam angkutan umum, dan tempat-tempat yang dianggap rawan. Tidak sedikit dari preman yang melakukan perlawanan saat hendak dibawa ke Kantor Polisi. Bahkan, petugas juga berhasil menyita dua bilah senjata tajam dari preman yang berhasil digelandang ke Kantor Polisi.
Kepala Polsek Senen Kompol Jajang Hasan Basri mengatakan, keberadaan preman di wilayah hukumnya kerap mengganggu, dan meresahkan masyarakat. Apalagi dua minggu awal Ramadan cukup banyak masyarakat yang akan berbelanja di Pasar Senen, dan Atrium.
Dia mengungkapkan, selain melakukan Operasi Cipta Kondisi, pihaknya juga akan menempatkan petugas untuk menjaga di kawasan Pasar, Terminal, dan Stasiun Senen. "Untuk memberikan pelayanan, kita akan menempatkan petugas tertutup di ketiga lokasi tersebut. Sehingga diharapkan masyarakat bisa merasa nyaman dalam melakukan aktivitasnya," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/7/2012).
Sementara itu, Chepi yang merupakan seorang preman yang tertangkap karena membawa senjata tajam mengatakan, dirinya bukan preman, dan membawa senjata tajam untuk melindungi diri. "Saya bawa cuma untuk jaga-jaga saja bang," tukasnya.
Razia itu sendiri dilakukan di dalam angkutan umum, dan tempat-tempat yang dianggap rawan. Tidak sedikit dari preman yang melakukan perlawanan saat hendak dibawa ke Kantor Polisi. Bahkan, petugas juga berhasil menyita dua bilah senjata tajam dari preman yang berhasil digelandang ke Kantor Polisi.
Kepala Polsek Senen Kompol Jajang Hasan Basri mengatakan, keberadaan preman di wilayah hukumnya kerap mengganggu, dan meresahkan masyarakat. Apalagi dua minggu awal Ramadan cukup banyak masyarakat yang akan berbelanja di Pasar Senen, dan Atrium.
Dia mengungkapkan, selain melakukan Operasi Cipta Kondisi, pihaknya juga akan menempatkan petugas untuk menjaga di kawasan Pasar, Terminal, dan Stasiun Senen. "Untuk memberikan pelayanan, kita akan menempatkan petugas tertutup di ketiga lokasi tersebut. Sehingga diharapkan masyarakat bisa merasa nyaman dalam melakukan aktivitasnya," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/7/2012).
Sementara itu, Chepi yang merupakan seorang preman yang tertangkap karena membawa senjata tajam mengatakan, dirinya bukan preman, dan membawa senjata tajam untuk melindungi diri. "Saya bawa cuma untuk jaga-jaga saja bang," tukasnya.
(lil)