Revitalisasi pasar, Pemkot Tangerang siapkan Rp17,5 M
Sabtu, 21 Juli 2012 - 04:16 WIB
Revitalisasi pasar, Pemkot Tangerang siapkan Rp17,5 M
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan dana sebesar Rp17,5 miliar untuk merevitalisasi sejumlah pasar tradisional yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang.
"Kami siap untuk mengalirkan anggaran tersebut, asalkan pemerintah pusat juga mendukung program ini. Selain itu, program-program PKBL juga bisa ikut dalam merevitalisasi pasar tradisonal dengan konsep modern," kata Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kepada wartawan di Tangerang, Banten, Jumat 20 Juli 2012.
Dia mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Tangerang telah memulai program revitalisasi sejumlah pasar tradisional, dengan menjadikan Pasar Bandeng sebagai pilot project.
"Kami sudah rencanakan revitalisasi pasar ini dengan cara mendekatkan pasar dengan pelanggan, sehingga perputaran transaksi akan berjalan baik. Sudah berjalan kok, merubah image pasar kumuh jadi pasar sehat bersih," ujarnya.
Namun, Arief juga mengungkapkan jika program revitalisasi pasar tradisional itu tidak akan berjalan dengan baik, apabila pemerintah pusat tidak mendukung kebijakannya. "Dukungan pemerintah tak hanya terbatas pada anggaran revitalisasi pasarnya saja, tapi juga terhadap peningkatan kualitas pendapatan masyarakat," tukasnya.
"Kami siap untuk mengalirkan anggaran tersebut, asalkan pemerintah pusat juga mendukung program ini. Selain itu, program-program PKBL juga bisa ikut dalam merevitalisasi pasar tradisonal dengan konsep modern," kata Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kepada wartawan di Tangerang, Banten, Jumat 20 Juli 2012.
Dia mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Tangerang telah memulai program revitalisasi sejumlah pasar tradisional, dengan menjadikan Pasar Bandeng sebagai pilot project.
"Kami sudah rencanakan revitalisasi pasar ini dengan cara mendekatkan pasar dengan pelanggan, sehingga perputaran transaksi akan berjalan baik. Sudah berjalan kok, merubah image pasar kumuh jadi pasar sehat bersih," ujarnya.
Namun, Arief juga mengungkapkan jika program revitalisasi pasar tradisional itu tidak akan berjalan dengan baik, apabila pemerintah pusat tidak mendukung kebijakannya. "Dukungan pemerintah tak hanya terbatas pada anggaran revitalisasi pasarnya saja, tapi juga terhadap peningkatan kualitas pendapatan masyarakat," tukasnya.
(lil)