Jalur pendakian Gunung Gede ditutup

Jum'at, 20 Juli 2012 - 12:37 WIB
Jalur pendakian Gunung...
Jalur pendakian Gunung Gede ditutup
A A A
Sindonews.com - Balai Besar Taman nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGGP) menutup sementara tiga jalur pendakian menuju Gunung Salak yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Kepala balai Besar TNGGP, Agus Wahyudi menerangkan penutupan tiga jalur pendakian akan diberlakukan selama satu bulan lamanya terhitung mulai 1 - 31 Agustus 2012. Langkah ini ditujukan untuk memulihkan ekosistem flora dan fauna yang berada di kawasan hutan Gunung Gede. Disamping itu penutupan juga untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan selama musim kemarau ini.

Tiga jalur pendakian yang ditutup itu meliputi pintu masuk Cibodas dan Gunung Putri, keduanya berada di wilayah Cianjur , sedangkan satu pintu masuk lainnya di Selabintana, Sukabumi.

“Bukan hanya memulihkan ekosistem saja, penutupan juga guna menghindari terjadinya kebakaran kawasan hutan. Sebab di bulan Agustus, curah hujan relatif rendah,” ungkap Agus.

Dikatakannya, penutupan ini hanya ditujukan untuk aktifitas pendakian saja. Sementara untuk jalur-jalur menuju obyek wisata yang berada di kawasan Gunung Gede tidak ditutup. Obyek wisata itu meliputi air terjun Cibeureum di Cibodas, Curug Cibeureum di Selabintana, Situ Gunung di Sukabumi dan beberapa tempat obyek wisata lainnya.

“Kami sudah sosialisasikan kebijakan penutupan jalur pendakian ini kepaa masyarakat agar tidak dilanggarnya. Penutupan hanya berlaku untuk pendakian saja, sementara masyarakat masih diperbolehkan jika ingin mengunjungi tempat wisata yang tersebar di kawasan Gunung Gede,” ungkap Agus.

Sementara salah seorang Volunteer Budiyanto, mengatakan langkah penutupan jalur pendakian ini sangat tepat dilakukan karena bersamaan dengan dilaksanakan bulan puasa.

“Di bulan puasa setiap tahunnya aktivitas pendakian sangat berkurang. Karena itu sangat tepat dijadikan momen untuk memulihkan ekosistem,” bebernya.
(azh)
Berita Terkait
KLHK Lakukan Rekayasa...
KLHK Lakukan Rekayasa Hujan Basahi Gambut Riau
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
43 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
57 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved