Pilkada Kota Bekasi, KPU langsung validasi
Jum'at, 20 Juli 2012 - 09:29 WIB
Pilkada Kota Bekasi, KPU langsung validasi
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi langsung bertindak cepat untuk memvalidasi daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang baru diserahkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Ketua KPU Kota Bekasi Tubagus Hendy Irawan mengatakan, DP4 yang baru saja diterimanya akan segera dibagi ke petugas validasi hingga ke tingkat kelurahan. Dia berharap kisruh tentang daftar pemilih tetap (DPT) seperti yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta bisa diminimalisasi di Kota Bekasi. Pihaknya berharap Pilkada Kota Bekasi pada 16 Desember 2012 berjalan lancar.
"Pemkot Bekasi telah memastikan tidak ada masalah pada DP4 yang baru saja diserahkan kepada KPU Kota Bekasi. Kami berharap DPT nanti juga tidak ada masalah. Validasi ini untuk memastikan bahwa masalah data ganda, orang meninggal, dan pindah domisili bisa teratasi," kata Hendy Irawan seusai menerima DP4 kemarin.
Jumlah pemilih yang masuk DP4 Kota Bekasi mencapai 1.720.908 orang. "DP4 yang digunakan dalam Pilkada 2012 adalah print data yang digunakan dari Kementrian Dalam Negeri karena DP4 berdasarkan basis data e-KTP belum bias digunakan sebagai data pemilih, masih berlangsung hingga saat ini," ungkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi ini meminta agar seluruh instansi terkait bisa menjalankan kemitraan dengan KPU Kota Bekasi sehingga proses verifikasi dan validasi data bisa berjalan lancar dan tidak merugikan warga. "Semua pihak harus mendukung agar bisa berjalan lancar," pintanya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota BekasiAntony D Tulak mengatakan, pemeriksaan calon kepala daerah akan dilakukan tim dokter Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Gatot Soebroto. Selain pemeriksaan kesehatan fisik, para calon kepala daerah juga akan menjalani tes kesehatan jiwa. "Kami koordinasikan dengan tim dokter," katanya.
Sementara itu, Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Priyo Widianto mengatakan, sekitar 1.100 personel akan dikerahkan dalam pengamanan Pilkada Kota Bekasi. Saat ini rasio perbandingan polisi dengan jumlah warga Kota Bekasi belum seimbang.
Ketua KPU Kota Bekasi Tubagus Hendy Irawan mengatakan, DP4 yang baru saja diterimanya akan segera dibagi ke petugas validasi hingga ke tingkat kelurahan. Dia berharap kisruh tentang daftar pemilih tetap (DPT) seperti yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta bisa diminimalisasi di Kota Bekasi. Pihaknya berharap Pilkada Kota Bekasi pada 16 Desember 2012 berjalan lancar.
"Pemkot Bekasi telah memastikan tidak ada masalah pada DP4 yang baru saja diserahkan kepada KPU Kota Bekasi. Kami berharap DPT nanti juga tidak ada masalah. Validasi ini untuk memastikan bahwa masalah data ganda, orang meninggal, dan pindah domisili bisa teratasi," kata Hendy Irawan seusai menerima DP4 kemarin.
Jumlah pemilih yang masuk DP4 Kota Bekasi mencapai 1.720.908 orang. "DP4 yang digunakan dalam Pilkada 2012 adalah print data yang digunakan dari Kementrian Dalam Negeri karena DP4 berdasarkan basis data e-KTP belum bias digunakan sebagai data pemilih, masih berlangsung hingga saat ini," ungkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi ini meminta agar seluruh instansi terkait bisa menjalankan kemitraan dengan KPU Kota Bekasi sehingga proses verifikasi dan validasi data bisa berjalan lancar dan tidak merugikan warga. "Semua pihak harus mendukung agar bisa berjalan lancar," pintanya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota BekasiAntony D Tulak mengatakan, pemeriksaan calon kepala daerah akan dilakukan tim dokter Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Gatot Soebroto. Selain pemeriksaan kesehatan fisik, para calon kepala daerah juga akan menjalani tes kesehatan jiwa. "Kami koordinasikan dengan tim dokter," katanya.
Sementara itu, Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Priyo Widianto mengatakan, sekitar 1.100 personel akan dikerahkan dalam pengamanan Pilkada Kota Bekasi. Saat ini rasio perbandingan polisi dengan jumlah warga Kota Bekasi belum seimbang.
(san)