8.000 polisi siap amankan Ramadan & Idul Fitri
Kamis, 19 Juli 2012 - 14:55 WIB
8.000 polisi siap amankan Ramadan & Idul Fitri
A
A
A
Sindonews.com - Sekira 8.000 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya diterjunkan untuk menjaga keamanan selama Ramadan, dan Idul Fitri.
Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, 8.000 personel kepolisian itu terdiri dari 3.276 satuan petugas (satgas) Polda , dan 4.724 satuan petugas Polres (satgasres).
"Selain itu, Polda juga akan bekerja sama dengan 300 personel Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), 300 personel Dinas Perhubungan, 30 personel Pemadam Kebakaran, 25 personel Bidokes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) Polda Metro Jaya, 100 personel Jasa Marga, dan 90 personel Polisi Militer (POM) TNI," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Dia mengungkapkan, nantinya pihak kepolisian juga akan mendirikan posko di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal, dan aksi balap liar. Selain itu, posko kepolisian juga akan didirikan di dekat pusat perbelanjaan, tempat ibadah, stasiun, terminal, serta pelabuhan.
"Ada 126 pos pengamanan yang ditempatkan di jalan dengan jumlah petugas jaga yang disesuaikan dengan lokasi setempat. Pos-pos itu nantinya akan dibuka 24 jam," ujarnya.
Dia juga meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya menjelang hari raya atas berbagai aksi kejahatan seperti peredaran uang palsu, unjuk rasa menuntut Tunjangan Hari Raya (THR), dan sweeping organisasi kemasyarakatan (ormas).
"Masyarakat diminta untuk ekstra hati-hati, karena momentum saat ini (Ramadan dan Idul Fitri) bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan," tukasnya.
Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, 8.000 personel kepolisian itu terdiri dari 3.276 satuan petugas (satgas) Polda , dan 4.724 satuan petugas Polres (satgasres).
"Selain itu, Polda juga akan bekerja sama dengan 300 personel Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), 300 personel Dinas Perhubungan, 30 personel Pemadam Kebakaran, 25 personel Bidokes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) Polda Metro Jaya, 100 personel Jasa Marga, dan 90 personel Polisi Militer (POM) TNI," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Dia mengungkapkan, nantinya pihak kepolisian juga akan mendirikan posko di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal, dan aksi balap liar. Selain itu, posko kepolisian juga akan didirikan di dekat pusat perbelanjaan, tempat ibadah, stasiun, terminal, serta pelabuhan.
"Ada 126 pos pengamanan yang ditempatkan di jalan dengan jumlah petugas jaga yang disesuaikan dengan lokasi setempat. Pos-pos itu nantinya akan dibuka 24 jam," ujarnya.
Dia juga meminta masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya menjelang hari raya atas berbagai aksi kejahatan seperti peredaran uang palsu, unjuk rasa menuntut Tunjangan Hari Raya (THR), dan sweeping organisasi kemasyarakatan (ormas).
"Masyarakat diminta untuk ekstra hati-hati, karena momentum saat ini (Ramadan dan Idul Fitri) bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan," tukasnya.
(lil)