Korupsi bulog Jabar ditarget selesai September

Selasa, 17 Juli 2012 - 09:34 WIB
Korupsi bulog Jabar...
Korupsi bulog Jabar ditarget selesai September
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung menargetkan penyidikan kasus dugaan korupsi di Bulog Divisi Regional Jawa Barat selesai September 2012.

”Kami targetkan akhir September tahun ini bisa selesai dan dipimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung. Itu pun jika Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tuntas menghitung total kerugian negara,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bandung Rinaldi Umar di ruang kerjanya, kemarin.

Menurut Rinaldi, kasus dugaan korupsi yang disinyalir merugikan negara Rp5 miliar lebih itu kini masih dalam tahap penyidikan. Untuk jumlah pastinya kerugian negara yang dialami, penyidik tengah berkoordinasi dengan BPKP.

”Modus kasus tersebut mengenai pemotongan harga beras raskin, sehingga sisa uang pemotongan tersebut masuk ke kantong pribadi,” ungkap Rinaldi. Perkara tersebut telah menyeret dua tersangka, yakni pejabat Bulog Sub-Regional Jabar berinisal NS dan M.

Berdasarkan keterangan Rinaldi, Kejari Bandung telah menerima pengembalian uang yang diduga sebagai kerugian negara.

”Sudah ada sebanyak Rp107 juta itu dari saksi, dan penerima uang dari anggaran beras jatah untuk warga miskin (raskin). Ya, saksi merasa menerima uang, tapi uangnya tidak jelas dari mana.Kemudian mereka kembalikan. Tapi untuk tersangkannya belum mengembalikan,” ungkap Rinaldi.

Peristiwa tindak pidana korupsi ini terjadi pada 2008 hingga 2010. Dari penyaluran beras raskin tersebut, dananya tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Modus operasi dua tersangka tersebut yaitu tersangka NS selaku pengguna anggaran dan M, memotong biaya operasional dengan besarran variatif untuk kepentingan pribadi.

Pada Mei lalu, bersamaan dengan penetapan dua pejabat Bulog, Kejari Bandung juga menyidik kasus dugaan korupsi pembangunan gedung perpustakaan daerah Jawa Barat.

Lain halnya dengan kasus Bulog, kasus yang menyeret mantan Kepala Perpustakaan berinisial NSK serta EG selaku kontraktor pelaksana ini masih dalam koordinasi dengan ahli bangunan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
(lns)
Berita Terkait
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Perkuat Ketahanan Pangan...
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih
Dokumen Tak Lengkap...
Dokumen Tak Lengkap Diduga Jadi Biang Masalah Skandal Impor Beras Bulog
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan...
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan Bantuan Beras Bervitamin kepada Dua Ribu Balita
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Skandal Bapanas-Bulog...
Skandal Bapanas-Bulog Gate 2024 Coreng Prestasi Presiden Jokowi
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 27 Pemain Timnas...
Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved