Perampok bersenpi gasak Rp310 juta
Selasa, 10 Juli 2012 - 09:09 WIB
Perampok bersenpi gasak Rp310 juta
A
A
A
Sindonews.com - Aksi Perampokan menggunakan senjata api (senpi) di wilayah hukum Kabupaten Muba kembali terjadi.
Kali ini empat perampok menggunakan dua sepeda motor menembakan senpinya dan menghadang korban Amari Bin Mujari, warga Keluang yang berprofesi sebagai pedagang. Korban terpaksa merelakan uang Rp310 Juta yang diambil para perampok. Korban juga mengalami luka di kepala akibat dipukul dengan gagang senpi.
Peristiwa nahas terjadidi Desa Purwodadi Pasir Putih Sungai Lilin.Saat itu korban seusai membuka toko berencana pergi ke Palembang dengan membawa uang tunai Rp310 juta dari hasil berdagang.
Dengan mengendarai mobil avanza BG 747 BA korban bersama tiga penumpang yang merupakan keluarga memacu kendaraan dari Keluang. Rupanya gerak-gerik korban telah dibaca perampok bersenpi dan pisau yang mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor. Dengan mengikuti korban, para perampok berupaya melancarkan aksi kejinya. Ditempat yang sepi di sekitar Desa Purwodadi, komplotan perampok menghadang kendaraan korban dengan terlebih dahulu memberikan tembakan ke atas.
Mendengar suara tembakan mobil korban pun berhenti. Saat berhenti, perampok dengan beringas mengacungkan senpi kearah para korban. Korban Amari langsung ditarik perampok dan dipukul kepalanya dengan gagang pistol. Sedangkan penumpang yang diancam dengan senpi dan senjata tajam. Uang tunai Rp310 juta yang ditaruh korban di mobil diambil kawanan perampok yang sejurus kemudian melarikan diri ke arah Bayung Lencir.
Kapolres Muba,AKBP Toto Wibowo melalui Kapolsek Sungai Lilin, AKP Ishak Gani membenarkan aksi perampokan tersebut. “Korban sudah melaporkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku dalam pengejaran petugas,” ujar Toto menjelaskan kepada wartawan, Senin 9 Juli 2012.
Kali ini empat perampok menggunakan dua sepeda motor menembakan senpinya dan menghadang korban Amari Bin Mujari, warga Keluang yang berprofesi sebagai pedagang. Korban terpaksa merelakan uang Rp310 Juta yang diambil para perampok. Korban juga mengalami luka di kepala akibat dipukul dengan gagang senpi.
Peristiwa nahas terjadidi Desa Purwodadi Pasir Putih Sungai Lilin.Saat itu korban seusai membuka toko berencana pergi ke Palembang dengan membawa uang tunai Rp310 juta dari hasil berdagang.
Dengan mengendarai mobil avanza BG 747 BA korban bersama tiga penumpang yang merupakan keluarga memacu kendaraan dari Keluang. Rupanya gerak-gerik korban telah dibaca perampok bersenpi dan pisau yang mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor. Dengan mengikuti korban, para perampok berupaya melancarkan aksi kejinya. Ditempat yang sepi di sekitar Desa Purwodadi, komplotan perampok menghadang kendaraan korban dengan terlebih dahulu memberikan tembakan ke atas.
Mendengar suara tembakan mobil korban pun berhenti. Saat berhenti, perampok dengan beringas mengacungkan senpi kearah para korban. Korban Amari langsung ditarik perampok dan dipukul kepalanya dengan gagang pistol. Sedangkan penumpang yang diancam dengan senpi dan senjata tajam. Uang tunai Rp310 juta yang ditaruh korban di mobil diambil kawanan perampok yang sejurus kemudian melarikan diri ke arah Bayung Lencir.
Kapolres Muba,AKBP Toto Wibowo melalui Kapolsek Sungai Lilin, AKP Ishak Gani membenarkan aksi perampokan tersebut. “Korban sudah melaporkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku dalam pengejaran petugas,” ujar Toto menjelaskan kepada wartawan, Senin 9 Juli 2012.
(azh)