Presiden Ceko takjub dengan Borobudur
Senin, 09 Juli 2012 - 08:29 WIB
Presiden Ceko takjub dengan Borobudur
A
A
A
Sindonews.com - Candi Borobudur di Kabupaten Magelang dinilai lebih hebat daripada Piramida yang ada di Mesir. Candi bersejarah yang dibangun sekitar tahun 800 Masehi ini dinilai lebih kompleks, rumit, dan sangat sempurna.
Penilaian itu disampaikan Presiden Republik Ceko, Vaclac Klaus saat mengunjungi Candi Borobudur beserta Ibu Negara Klausova Minggu 8 Juli 2012. Vaclac hari ini dijadwalkan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Jakarta.
"Bangunan Candi Borobudur ini lebih kompleks dan rumit daripada Piramida," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng menirukan pernyataan Vaclac Klaus usai mengunjungi Borobudur.
Andi mendampingi Vaclac dan rombongannya mengelilingi Borobudur.Menurut Andi, Vaclac sangat kagum dengan keindahan dan kemegahan Candi Borobudur.
Bangunan yang masuk warisan budaya dunia ini mempunyai bentuk yang sempurna. Serta pahatan- pahatan di dindingnya sangat artistik dan rumit.
"Bagaimana sekitar 1.000 tahun lalu orang membangun candi sebesar ini. Padahal belum ada alat untuk merancangnya dan bagaimana memastikan bentuk segi empatnya yang begitu sempurna," kata dia.
Andi menuturkan, alasan Vaclac mengunjungi Borobudur karena pada 18 tahun lalu, waktu menjadi Perdana Menteri, pernah berkunjung ke Indonesia. Namun hanya ke Jakarta dan tidak sempat mengunjungi Candi Borobudur.
Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur, Pujo Suwarno mengatakan meminta maaf kepada masyarakat pengunjung Candi Borobudur. Sebab, selama kunjungan Presiden Ceko, Candi Borobudur ditutup sementara untuk umum dari pukul 12.00-15.00 WIB. Selama di Candi Borobudur, Presiden Ceko mengelilingi candi dan naik hingga lantai satu. Dengan kunjungan ini, diharapkan jumlah wisatawan mancanagera dari Ceko ke Borobudur akan lebih banyak.
Selain ke Borobudur, Presiden Republik Ceko Vaklav Klause berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Dia diterima Sri Sultan HB X didampingi permaisurinya, GKR Hemas. Meski kunjungannya berlangsung singkat, obrolan antara Klause dan HB X tidak dilakukan secara khusus.
Rombongan dari Ceko hanya diajak untuk melihat sejumlah koleksi pusaka berupa Keris dan Tombak di Tratag Bangsal Kencono. Selain pusaka, HB X juga memperlihatkan koleksi Keraton berupa Banyak Dalang Sawung Galing Harda Walita Kacu Mas yang terbuat dari emas murni.
Penilaian itu disampaikan Presiden Republik Ceko, Vaclac Klaus saat mengunjungi Candi Borobudur beserta Ibu Negara Klausova Minggu 8 Juli 2012. Vaclac hari ini dijadwalkan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Jakarta.
"Bangunan Candi Borobudur ini lebih kompleks dan rumit daripada Piramida," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng menirukan pernyataan Vaclac Klaus usai mengunjungi Borobudur.
Andi mendampingi Vaclac dan rombongannya mengelilingi Borobudur.Menurut Andi, Vaclac sangat kagum dengan keindahan dan kemegahan Candi Borobudur.
Bangunan yang masuk warisan budaya dunia ini mempunyai bentuk yang sempurna. Serta pahatan- pahatan di dindingnya sangat artistik dan rumit.
"Bagaimana sekitar 1.000 tahun lalu orang membangun candi sebesar ini. Padahal belum ada alat untuk merancangnya dan bagaimana memastikan bentuk segi empatnya yang begitu sempurna," kata dia.
Andi menuturkan, alasan Vaclac mengunjungi Borobudur karena pada 18 tahun lalu, waktu menjadi Perdana Menteri, pernah berkunjung ke Indonesia. Namun hanya ke Jakarta dan tidak sempat mengunjungi Candi Borobudur.
Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur, Pujo Suwarno mengatakan meminta maaf kepada masyarakat pengunjung Candi Borobudur. Sebab, selama kunjungan Presiden Ceko, Candi Borobudur ditutup sementara untuk umum dari pukul 12.00-15.00 WIB. Selama di Candi Borobudur, Presiden Ceko mengelilingi candi dan naik hingga lantai satu. Dengan kunjungan ini, diharapkan jumlah wisatawan mancanagera dari Ceko ke Borobudur akan lebih banyak.
Selain ke Borobudur, Presiden Republik Ceko Vaklav Klause berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Dia diterima Sri Sultan HB X didampingi permaisurinya, GKR Hemas. Meski kunjungannya berlangsung singkat, obrolan antara Klause dan HB X tidak dilakukan secara khusus.
Rombongan dari Ceko hanya diajak untuk melihat sejumlah koleksi pusaka berupa Keris dan Tombak di Tratag Bangsal Kencono. Selain pusaka, HB X juga memperlihatkan koleksi Keraton berupa Banyak Dalang Sawung Galing Harda Walita Kacu Mas yang terbuat dari emas murni.
(azh)