Polisi tangkap pelaku pembuat SIM palsu

Kamis, 28 Juni 2012 - 07:41 WIB
Polisi tangkap pelaku...
Polisi tangkap pelaku pembuat SIM palsu
A A A
Sindonews.com - Kepolisian resor (Polres) Tana Toraja menangkap pelaku pembuat Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu. Terungkapnya SIM palsu tersebut setelah polisi melakukan operasi simpatik

Kepala satuan res dan kriminal (Kasat reskrim) Polres Tana Toraja, AKP Alexander Hailitik kepada mengatakan terungkapnya pembuatan SIM palsu berawal saat satuan lalulintas Polres Tana Toraja menggelar operasi simpatik di kilometer satu sebelum Kota Makale.

Saat itu, salah satu pengendara sepeda motor melintas tidak menggunakan helm dan langsung dihentikan oleh polisi. Saat polisi meminta diperlihatkan surat-surat kendaraan, pengendara motor yang diketahui bernama Hermanto Lomeus kemudian menyerahkan STNK. Dibalik STNK tersebut terselip SIM C.

Saat meneliti STNK dan SIM yang diberikan Hermanto, polisi curiga SIM C tersebut palsu. Setelah didesak petugas, Hermanto pun akhirnya mengaku jika SIM C yang dipegangnya palsu. Polisi kemudian mengamankan Hermanto ke Mapolres Tana Toraja untuk mengembangkan kasus tersebut.

“Pelaku tertangkap tangan membawa SIM C Palsu saat terjaring operasi Simpatik yang dilakukan satuan lalulintas,” ujar Alexander menjelaskan kepada wartawan, Rabu (27/6/2012).

Alexander mengatakan, saat dimintai keterangannya, pelaku pembawa SIM palsu mengaku mendapatkan SIM palsu dari Harimun, warga desa Tangti kecamatan Mengkendek. Polisi kemudian mendatangi kediaman Harimun yang berada di samping SPBU Minanga kecamatan Mengkendek. Saat menggeledah rumah Harimun, polisi menemukan tiga lembar SIM C Palsu.
Polisi kemudian mengamankan Harimun ke Mapolres Tana Toraja. SIM palsu yang dicetak Harimun memakai bahan dasar kertas foto dan dicetak menggunakan komputer.

Alexander mengatakan, di depan penyidik, Harimun mengakui perbuatannya telah membuat beberapa lembar SIM Palsu. Pelaku membuat SIM palsu memakai bahan dasar kertas foto dan dicetak menggunakan komputer. Harimun juga mengakui, Hermantolomeus yang ditangkap membawa SIM C palsu adalah karyawan Harimun yang sehari-harinya mengantar tabung gas elpiji. Kebetulan Harimun memiliki usaha pengecer tabung gas LPG dan toko handphone.

“Pelaku membantah SIM C palsu yang dicetaknya dijual kembali. SIM C palsu itu diberikan kepada karyawannya yang tidak memiliki SIM,” ujarnya.

Dia mengatakan, dua pelaku yakni Harimus sebagai pembuat SIM palsu dan Hermanto pembawa SIM C palsu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua pelaku juga dijerat pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman diatas enam tahun. Polisi juga menyita tiga lembar SIM C palsu, satu unit komputer dan print yang diduga digunakan untuk mencetak SIM palsu.

“Kedua pelaku sudah ditahan di Mapolres Tana Toraja untuk keperluan penyidikan,” katanya.(azh)
()
Berita Terkini
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
9 menit yang lalu
Konservasi Gajah Masuk...
Konservasi Gajah Masuk Babak Baru, IUCN Apresiasi Kebijakan Menhut
28 menit yang lalu
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
1 jam yang lalu
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
2 jam yang lalu
Kapolsek Jagakarsa:...
Kapolsek Jagakarsa: Ancaman Bom di SDN Jaksel Dikirim lewat WhatsApp saat Upacara
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved