Polri serahkan kasus ini pada hukum militer
Rabu, 30 Mei 2012 - 15:43 WIB
Polri serahkan kasus ini pada hukum militer
A
A
A
Sindonews.com - Terkait insiden pemukulan wartawan oleh pihak marinir di Padang, Sumatera Barat, saat melakukan peliputan, pihak kepolisian mengaku tidak akan terlibat lebih jauh dalam kasus tersebut.
Berdasarkan penjelasan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, pihaknya menghormati perundang-undangan mengenai hukum militer yang berlaku.
“Mengenai insiden tersebut, seluruhnya diserahkan kepada pihak marinir. Segala bentuk penyidikan dan pengembangan kasus tersebut merupakan hak dari pihak militer berdasarkan Hukum Militer yang berlaku,“ ujar Saud dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/5/2012).
Oleh karena itu, Saud mengatakan, pihaknya tidak bisa mencampuri masalah tersebut meskipun itu termasuk dalam pidana umum. Pasalnya, hukum militer tersebut ternyata juga mengurus permasalahan pidana umum tersebut.
Pihak kepolisian, baru bisa bergerak melakukan penyidikan setelah ada permintaan dari pihak marinir secara langsung untuk melakukan bantuan.
“Tapi, sampai saat ini mereka belum meminta bantuan kami untuk menangani masalah itu,“ pungkasnya. (wbs)
Berdasarkan penjelasan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, pihaknya menghormati perundang-undangan mengenai hukum militer yang berlaku.
“Mengenai insiden tersebut, seluruhnya diserahkan kepada pihak marinir. Segala bentuk penyidikan dan pengembangan kasus tersebut merupakan hak dari pihak militer berdasarkan Hukum Militer yang berlaku,“ ujar Saud dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/5/2012).
Oleh karena itu, Saud mengatakan, pihaknya tidak bisa mencampuri masalah tersebut meskipun itu termasuk dalam pidana umum. Pasalnya, hukum militer tersebut ternyata juga mengurus permasalahan pidana umum tersebut.
Pihak kepolisian, baru bisa bergerak melakukan penyidikan setelah ada permintaan dari pihak marinir secara langsung untuk melakukan bantuan.
“Tapi, sampai saat ini mereka belum meminta bantuan kami untuk menangani masalah itu,“ pungkasnya. (wbs)
()