Bentrok di Ambon dipicu masalah adat

Selasa, 15 Mei 2012 - 12:43 WIB
Bentrok di Ambon dipicu...
Bentrok di Ambon dipicu masalah adat
A A A
Sindonews.com - Diduga, bentrok di Ambon dipicu oleh masalah adat. Salah satu kelompok warga tidak puas dengan penyelengaraan acara lari obor pahlawan nasional Pattimura. Kelompok warga ini merasa berhak untuk membawa obor tersebut.

Menurut salah satu warga Batu Merah, Kota Ambon, setiap tahun warga Batu Merah yang membawa obor tersebut ke Lapangan Merdeka. Obor tersebut dibawa dari Batu merah hingga diletakan di Lapangan Merdeka.

"Desa adat lah yang terakhir membawa obor itu. Tiap tahun warga Batu Merah yang tiap tahun membawa obor," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (15/5/2012).

Di tengah perjalanan ke Lapangan Merdeka tepatnya di Kawasan Mardika, bentrokan tersebut terjadi. Kelompok yang tidak puas menyerang warga dan terjadilah bentrokan.

Akibat bentrokan ini, puluhan orang mengalami luka berat dan ringan. Para korban dirawat di empat rumah sakit di Ambon diantaranya di RSU Dokter Haulusy dan RS Sumber Hidup, RS Bakti Rahayu, RSU Al-Fatah tujuh orang serta RS Tentara Ambon.(azh)
()
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
20 menit yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
2 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
13 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
13 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
13 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
14 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved