Kopassus kembali diberangkatkan untuk evakuasi

Selasa, 15 Mei 2012 - 10:44 WIB
Kopassus kembali diberangkatkan...
Kopassus kembali diberangkatkan untuk evakuasi
A A A
Sindonews.com - Beberapa personel Komando Pasukan Khusus (Kpassus) TNI Angkatan Darat (AD) diberangkatkan dengan meggunakan heli kopter Superphuma milik TNI Angkatan Udara (AU) terkait evakuasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor, Jawa Barat.

Tujuan utama dari penerjunan pasukan elit TNI AD ini, untuk membantu tim SAR yang berada di puncak Gunung Salak 1. Rencananya, mereka akan menyisir bibir terbing Gunung Salak.

"Selain itu ada dua Prajurit Paskhas, diangkut ke atas kemudian diturunkan dengan rappelling (menggunakan tali)," ujar Komandan Pangkalan Udara Atang Sanjaya, Marsekal Pertama Tabri Santoso di Posko Cijeruk, Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/5/2012).

Seperti diketahui sejak Rabu, 9 Mei 2012, pesawat Sukhoi Superjet 100, hilang kontak ketika di sekitar Gunung Salak, Bogor Jawa Barat. Pesawat tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma untuk melakukan demonstrasi.

Sesaat sebelum hilang pilot pesawat sempat menghubungi petugas kontrol minta turun dari ketinggian 10.000 ke 6.000 kaki. Hingga saat ini proses evakuasi terhadap korban pesawat tersebut terus dilakukan.
()
Berita Terkini
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
39 menit yang lalu
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
50 menit yang lalu
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
1 jam yang lalu
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
2 jam yang lalu
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
2 jam yang lalu
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
13 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved