DVI bantah ada jasad yang utuh

Senin, 14 Mei 2012 - 17:06 WIB
DVI bantah ada jasad...
DVI bantah ada jasad yang utuh
A A A
Sindonews.com - Direktur Executive Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri Kombes Pol Anton Castilani membantah kabar adanya kantong mayat berisi jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang masih utuh.

"Sejauh ini tidak ada kami terima jenazah yang masih dalam keadaan utuh. Kami juga belum pernah menerima properti berupa parasut seperti yang ditanyakan teman-teman," ujar Anton kepada watawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (14/5/2012).

Ditambahkan dia, dari total 25 kantong jenazah yang saat ini diterima, hingga kini tidak ada satu kantong pun yang berisi jasad korban yang utuh. Semua jenazah tidak utuh dan harus diidentifikasi satu per satu untuk kemudian dicocokkan bagian tubuhnya.

"Tidak ada jenazah utuh yang tergantung di atas pohon di lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Cijeruk, Bogor, Jawab Barat, pada Rabu 9 Mei 2012 lalu," terangnya.

Sebelumnya sempat beredar berita, Tim SAR gabungan berhasil menemukan sesosok jenazah korban yang tersangkut di antara pepohonan dengan kondisi tubuh yang masih utuh lengkap dengan parasut dan kursi. (san)
()
Berita Terkini
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
12 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
18 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
31 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
1 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved