Sembunyikan kokain dalam perut, WN Belanda ditangkap

Selasa, 08 Mei 2012 - 12:31 WIB
Sembunyikan kokain dalam...
Sembunyikan kokain dalam perut, WN Belanda ditangkap
A A A
Sindonews.com - WN Belanda berinisial RL (41) ditangkap aparat gabungan dari Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta serta Satnarkoba Polres Metro Bandara Soetta. RL menyelundupkan kokain seberat 205 gram, setara Rp1,025 miliar ke dalam duburnya.

Sebelumnya, RL yang beristrikan WNI ini masuk ke Indonesia dengan pesawat Thai Airways (TG-433) dari Bangkok.

"Kami tidak berhasil menemukan barang terlarang dalam barang bawaan pelaku, tapi berdasarkan kecurigaan petugas dilakukan pemeriksaan rontgen dan ditemukan adanya barang asing dalam perut pelaku," kata Kepala kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta, Oza Olavia, Selasa (8/5/2012).

Kokain seharga Rp1 miliar ini ditemukan petugas ada dalam empat kapsul warna hitam. Petugas lalu meminta tersangka untuk mengeluarkan benda yang ada dalam perutnya dengan cara buang air besar.

Setelah berhasil dikeluarkan, petugas lalu melakukan tes laboratorium dan mendapati barang asing tersebut adalah kokain. Pelaku dan barang bukti saat ini sudah diserahterimakan ke penyidik Satnarkoba Polresta BSH untuk proses penyidikan lebih lanjut. (wbs)
()
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
31 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
3 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
10 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved