Polisi janji tak pakai peluru karet & tajam

Senin, 30 April 2012 - 13:30 WIB
Polisi janji tak pakai...
Polisi janji tak pakai peluru karet & tajam
A A A
Sindonews.com - Aparat kepolisian berjanji tidak akan menggunakan peluru tajam jika terjadi kericuhan saat demonstrasi buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta.

"Personel di lapangan nantinya hanya akan membawa perlengkapan antihuru-hara berupa gas air mata dan water cannon," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/4/2012).

Lebih lanjut, Saud membantah akan mengerahkan kekuatan penuh dalam pengamanan aksi buruh yang akan dilakukan Selasa 1 Mei 2012 itu, sama dengan apa yang dilakukan saat aksi besar menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kami tegaskan, bahwa kami tidak akan menggunakan peluru karet ataupun peluru tajam pada saat aksi demonstrasi nanti berlangsung," terangnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto sempat mengancam para buruh yang akan menggelar aksi demonstrasi untuk membubarkan secara paksa demo yang berlangsung ricuh pada 1 Mei 2012 di Jakarta.

"Aksi itu memang diatur dan diperbolehkan dengan undang-undang. Tapi kalau terjadi tindak anarkis, kita bisa bubarkan secara paksa," terangnya di ruang kerjanya, Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 28 April 2012.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, Rikwanto mengimbau kepada masing-masing serikat buruh yang akan turun untuk menertibkan anggota-anggotanya yang akan melangsungkan aksi demonstrasi.

"Diharapkan, peserta aksi tidak membawa peralatan yang yang membahayakan. Termasuk menggunakan peralatan yang melanggar hukum seperti molotov, cairan kimia dan lain-lain," terangnya.

Seperti diketahui, dalam mengamankan aksi buruh pada 1 Mei 2012 mendatang, sekira 16 ribu lebih personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri dikerahkan di sejumlah tiga titik, seperti kawasan Istana Negara, DPR dan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Tak hanya mengerahkan personel polisi dan TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan satuan pengamanan dari satwa seperti pasukan berkuda dan anjing pelacak juga diterjunkan guna menghindari kericuhan saat aksi buruh. (san)
()
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
54 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved