Pesawat ditembak, Bandara Mulia masih ditutup

Rabu, 11 April 2012 - 13:52 WIB
Pesawat ditembak, Bandara...
Pesawat ditembak, Bandara Mulia masih ditutup
A A A
Sindonews.com - Pascapenembakan pesawat Trigana Air, Minggu 8 april 2012, Bandara Mulia hingga kini masih ditutup. Sejumlah aparat pun terlihat masih berjaga-jaga di sekitar bandara.

sejumlah penerbangan menuju Bandara Mulia atau berangkat dari Bandara Mulia masih ditunda. Pihak Bandara belum bisa membuka lalulintas udara hingga ada jaminan keamanan dari pihak keamanan.

Akibat penutupan tersebut, pasokan bahan pokok ke Bandara Mulia pun terhambat. Hal tersebut dikeluhkan masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, selama 4 empat hari, jadwal penerbangan di Bandara Mulia masih akan ditutup.

Sebelumnya, Pesawat Trigana Air bernomor penerbangan PK-YRV ditembaki oleh orang tidak dikenal saat melakukan pendaratan di Bandara Mulia, Papua. Akibat penembakan tersebut satu orang dikabarkan tewas.

Penembakan tersebut terjadi sekira pukul 08.21 WIB pagi tadi, Minggu. Akibat penembakan tersebut, sistem operasi pesawat tidak terkendali sehingga saat mendarat pesawat menabrak rumah makan. Rentetan peluru yang mengenai badan pesawat sempat memunculkan asap putih.

Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai peristiwa ini. Namun petugas dikabarkan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang diduga dilakukan oleh anggota Organisasi Papua Merdeka.

Selain menewaskan satu orang, empat penumpang lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas bernama Leiron Togoya Maliambut (35). Pria yang berprofesi sebagai wartawan ini mendapatkan luka tembak di bagian leher dan menembus di bagian kanan.

Sementara korban luka, yakni Wako Forwa (4) mendapatkan serpihan amunisi di jari kirinya. Kemudian, Yanti Forwa (30) mendapatkan luka serpihan proyektil peluru di bahu kanan.

Pilot bernama Beby Asep (40), mendapat luka di mata kiri akibat serpihan peluru. Co-pilot bernama Willi Resubun juga mengalami luka di bagian tangan kiri.(azh)
()
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
5 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
6 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
7 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved