HNW: Foke tak mampu atasi Jakarta itu fakta

Senin, 09 April 2012 - 11:15 WIB
HNW: Foke tak mampu...
HNW: Foke tak mampu atasi Jakarta itu fakta
A A A
Sindonews.com - Hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Citra Komunikasi (Cikom) yang menyatakan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) berada di posisi teratas, mendapat sorotan banyak pihak. Salah seorangnya adalah bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid (HNW) yang tak mempercayai hasil survei LSI.

HNW justru mempertanyakan, hasil survei tersebut. Pasalnya Foke sudah lama berada di lingkungan pemerintahan DKI Jakarta, yang mengetahui persis permasalahan. Namun ketika menjadi gubernur, tak ada langkah penyelesaian.

Sejumlah permasalahan di DKI Jakarta masih ada, walaupun Foke sudah pernah memimpin Jakarta. Artinya, berpuluh-puluh tahun di Jakarta, ternyata permasalahan di DKI Jakarta masih ada.

"Kita juga tahu Foke udah sangat lama di Jakarta. Udah lama sekali beliau (Foke) menjabat beragam, misalnya di dinas tata kota, di sekda (Sekretaris Daerah), jadi Wagub dan Gubernur. Faktanya permasalahannya dari dulu sampai sekarang adalah sama dan tak terurai. Berbeda dengan apa yang dikatakan oleh LSI seperti kemiskinan, sampah, kemacetan, keamanan," ujar HNW kepada wartawan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2012).

HNW meminta masyarakat mengkritisi hasil survei LSI. "Yang patut dikritisi adalah, konon dalam pertanyaan itu yang ditanyakan kepada publik tentang kepuasan mereka (warga) gimana Pak Fauzi menangani banjir. Katanya publik puas, tapi anda tahu bahwa survei ini sampai tangal 1 April 2012. Ternyata tanggal 2-3 April 2012 terjadi lagi banjir besar kan di Jakarta. Anda boleh hitung dan pertanyakan kredibilitas daripada responden dan lembaga survei itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyatakan pasangan incumbent bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli di nomor teratas. Pasangan incumbent itu disebut-sebut berpeluang besar merebut kursi DKI 1 dibandingkan lima pasang bakal calon lainnya.

Survei yang disebar kepada 440 responden di DKI Jakarta itu digelar untuk menguji dukungan publik terhadap enam pasang bakal calon gubernur. Hasilnya, Foke-Nachrowi meraup suara 49 persen. Di urutan kedua Jokowi-Ahok mengumpulkan suara sebesar 14 persen. Disusul pasangan Hidayat Nurwahid-Didik Rahbini dengan delapan persen suara. (wbs)
()
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
41 menit yang lalu
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
50 menit yang lalu
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
1 jam yang lalu
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
2 jam yang lalu
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
2 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved