Pabrik pengoplosan Elpiji digerebek

Kamis, 05 April 2012 - 13:40 WIB
Pabrik pengoplosan Elpiji...
Pabrik pengoplosan Elpiji digerebek
A A A
Sindonews.com - Polres Bogor Kota menggerebek pabrik pengoplosan gas bersubsidi ke gas nonbersubsidi di Perumahan Taman Pajajaran Indah, Blok A 2, No 17, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.

Saat digerebek, petugas menangkap basah delapan pegawai dan satu pemilik sedang melakukan pengoplosan. Namun tiga pegawai lainnya berhasil melarikan diri.

Dari lokasi kejadian petugas menemukan puluhan barang bukti berupa gas tiga kilo yang hendak dioplos ke gas yang berukuran 50 kilogram dan 15 kilogram.
Selain itu, petugas juga menemukan alat-alat pengoplos gas, timbangan dan es batangan.

Para pelaku yang diamankan di antaranya Rohmat, Dedi Muliadi, Nuryadi dan pemilik gas Ari.

Rohmat salah satu pekerja yang bertugas untuk mengoplos gas mengatakan dirinya baru sebulan bekerja. Ia mengaku bekerja di lokasi tersebut untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Imam Imanuddin mengatakan sebelum melakukan penggerebekan tersebut, pihak kepolisian lebih dulu melakukan pengintaian selama dua hari. "Kami amankan barang bukti dan pelaku," ujarnya, Kamis (5/4/2012).(azh)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved