Tiga balita diserang Tomcat

Sabtu, 24 Maret 2012 - 21:13 WIB
Tiga balita diserang...
Tiga balita diserang Tomcat
A A A
Sindonews.com - Sebanyak tiga orang balita asal Kampung Cibiuk, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, terkena gigitan serangga jenis Tomcat. Akibat serangan hewan tersebut, ketiga balita ini mengalami demam tinggi serta kulit tubuh pada bekas gigitan menghitam layaknya luka bakar.

Tiga balita yang menjadi korban serangga tomcat itu masing-masing Rizki, 1; Hira, 3, dan Alifa, 2. Selain menyerang ketiganya, serangga tomcat yang diduga berasal dari semak belukar yang berada di sekitar pemukiman warga itu juga melukai seorang pria dewasa, yakni Iwan, 33.

Keterangan yang dihimpun SINDO, serangan serangga tomcat itu terjadi di rumah masing-masing korban. Keempat warga Kampung Cibiuk itu terkena gigitan serangga tomcat pada wajah dan bagian tubuh lainnya. Tidak berselang lama, keempat korban mengalami gejala serupa yakni mengalami demam tinggi dan kulit tubuh yang tersengat mengalami kehitaman seperti luka bakar disertai gatal-gatal.

Kepala Desa Cimaja, Okih Fajri Assidiqie menerangkan keempat korban jatuh sakit setelah terkena sengatan serangga tomcat. "Mereka sudah mendapatkan penanganan medis dari puskesmas. Kami menduga binatang yang diduga tomcat itu berasal dari semak belukar yang berada tidak jauh dari rumah para korban," ungkap Okih di Kampung Cibiuk, Sukabumi Sabtu (24/3/2012) .

Disebutkannya, untuk mengantisipasi bertambahnya korban sengatan tomcat, aparat pemerintah desa beserta warga sudah melakukan pembasmian dengan menggunakan peralatan seadanya, terutama pada binatang yang ditemukan di dalam rumah dan sekitar pemukiman warga.

Sementara itu Kepala Seksi Pengamatan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Sri Yasti menegaskan serangan binatang tomcat tidak menyebabkan kematian. Namun Sri menghimbau agar warga lebih cepat tanggap dalam melakukan penyelamatan kepada korban sengatan tomcat dengan membawanya ke puskesmas terdekat.

"Dinkes sudah menerjunkan tim survailance ke lokasi ditemukannya korban serangan binatang yang diduga tomcat. Tidak hanya itu tim ini juga kami siagakan di setiap daerah untuk memberikan bantuan dan pnyluhan kepada warga mengenai akan bahaya binatang tomcat," tutur Sri Yasti. (wbs)
()
Berita Terkini
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
1 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
1 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
1 jam yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
2 jam yang lalu
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
3 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
4 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved