Polri: protes kenaikan harga BBM jangan anarkis
Jum'at, 23 Maret 2012 - 14:01 WIB
Polri: protes kenaikan harga BBM jangan anarkis
A
A
A
Sindonews.com - Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kabarnya akan dilakukan secara masif. Aksi dalam jumlah besar ini tentu saja rawan akan terjadinya kericuhan.
Berdasarkan kabar yang berkembang, aksi unjuk rasa dengan skala masif ini akan dimulai pada 27 Maret atau empat hari sebelum pemerintah menyatakan secara resmi kenaikan harga BBM.
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian memperingatkan kepada pengunjukrasa untuk tidak berbuat anarkis dalam menyampaikan aspirasi. Apa lagi, aksi unjuk rasa sebelum-sebelumnya, di depan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Barat, kerap berujung pada bentrokan antara pengunjukrasa dengan aparat keamanan.
"Saya minta mereka bisa tertib dan tak anarkis. Kami tentu akan menambah jumlah personel untuk memperkuat pengamanan agar tidak terjadi aksi anarkis," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, Jakarta, Jumat (23/3/2012).
Demi mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian akan mengerahkan kekuatan penuh terkait protes kenaikan harga BBM bersubsidi ini. "kalau mereka (Polda) membutuhkan tenaga bantuan dari kami (Polri) maka akan diturunkan pasukan dari sini. Namun, jika mereka masih mampu mengatasinya, kami hanya memantau saja," tukasnya.
Berdasarkan kabar yang berkembang, aksi unjuk rasa dengan skala masif ini akan dimulai pada 27 Maret atau empat hari sebelum pemerintah menyatakan secara resmi kenaikan harga BBM.
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian memperingatkan kepada pengunjukrasa untuk tidak berbuat anarkis dalam menyampaikan aspirasi. Apa lagi, aksi unjuk rasa sebelum-sebelumnya, di depan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Barat, kerap berujung pada bentrokan antara pengunjukrasa dengan aparat keamanan.
"Saya minta mereka bisa tertib dan tak anarkis. Kami tentu akan menambah jumlah personel untuk memperkuat pengamanan agar tidak terjadi aksi anarkis," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, Jakarta, Jumat (23/3/2012).
Demi mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian akan mengerahkan kekuatan penuh terkait protes kenaikan harga BBM bersubsidi ini. "kalau mereka (Polda) membutuhkan tenaga bantuan dari kami (Polri) maka akan diturunkan pasukan dari sini. Namun, jika mereka masih mampu mengatasinya, kami hanya memantau saja," tukasnya.
()