Jangan bunuh Tomcat!

Kamis, 22 Maret 2012 - 13:40 WIB
Jangan bunuh Tomcat!
Jangan bunuh Tomcat!
A A A
Sindonews.com - Saat ini, Tomcat menjadi wabah yang mengkhawatirkan warga. Agar tidak terkena dampak dari Tomcat pada kulit, disarankan tidak membunuhnya.

Hal tersebut dikatakan oleh Pakar Serangga Institut Pertanian Bogor (IPB) Aunu Rauf mengatakan maraknya warga yang terkena Tomcat, karena serangga tersebut terkena gesekan oleh manusia. Gesekan tersebut mengeluarkan cairan payderin yang menyebabkan kulit melepuh.

Bagi warga yang terkena racun tersebut bisa sembuh sendiri sekira satu minggu kemudian. Namun racun tersebut tidak membahayakan nyawa manusia.

"Disarankan agar tidak membunuh serangga tersebut. Jika bersentuhan bisa meniupnya dan mengusirnya menggunakan kertas," ujar Rauf menjelaskan, Kamis (22/3/2012).

Menurut Aunu, serangga Tomcat yang bentuknya panjang termasuk golongan kumbang. Tomcat merupakan teman bagi para petani untuk membantu mengendalikan hama predator wereng coklat di sawah pada siang hari.

Namun di malam hari serangga ini lebih tertarik pada cahaya lampu sehingga menyerang pemukiman warga di Surabaya.

Rauf menambahkan serangga yang berkembang biak di tempat lembab ini juga pernah menyerang warga di sejumlah negara seperti Malaysia, Jepang, dan tentara Amerika yang tengah bertugas di Irak.

"Saya berharap agar Tomcat ini tidak dimatikan agar populasinya tetap berkembang karena sangat membantu petani," paparnya.(azh)

()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved