Polda & pengacara Afriyani beda pendapat

Rabu, 07 Maret 2012 - 14:23 WIB
Polda & pengacara Afriyani...
Polda & pengacara Afriyani beda pendapat
A A A
Sindonews.com - Pengacara Afriyani Susanti terkait kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan narkoba sudah lengkap (P21) dan segera menjalankan sidang. Namun, sebaliknya, pihak Polda Metro Jaya mengatakan belum lengkap.

Efrizal, selaku pengacara Afriyani mengatakan dengan lengkapnya berkas tersebut, maka kliennya bakal segera menjalankan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), dua pekan lagi. Bahkan, terang Efrizal, Jaksa kini tengah mempersiapkan jadwal persidangan terhadap kliennya itu.

"Berkas Afriyani sudah P21 baik lakalantas maupun narkoba. Berkas lakalantas lengkap sekitar seminggu lalu, kalau narkobanya Senin (5/3) saya tanda tangan dan P21 kemarin hari Selasa (6/3)," ujar Efrizal, di Mapoldan Metro Jaya, Jakarta Rabu (7/3/2012).

Secara terpisah, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes (pol), Rikwanto justru menyatakan sebaliknya. Menurut dia, berkas Afriyani baik kecelakaan lalu lintas ataupun narkoba belum lengkap. "Berkas Afriyani belum P21. Jaksa masih mempelajari berkasnya. Untuk laka lantas mereka tengah berkoordinasi dengan pak Darmanto (Kasat Gakum Lalu lintas Polda Metro Jaya). Juga dengan berkas narkobanya sedang dipelajari. Kalau sudah P21 biasanya mereka meminta barang bukti dikirimkan," terang Rikwanto.

Sebelumnya diketahui, dua berkas Afriyani sudah dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati), Jakarta. Berkas narkobanya, rampung terlebih dahulu, disusul berkas kecelakaan lalu lintas lainnya .

Dalam berkas itu, Afriyani dijerat pasal berlapis terkait Undang-Undang (UU) nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Dia terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp12 juta. Kedua, Afriyani dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Selain ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa, Afriyani dan tiga orang temannya juga menjadi tersangka narkoba. Mereka dikenakan pasal 127 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkoba dan obat-obatan terlarang. (wbs)
()
Berita Terkini
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
16 menit yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
6 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
7 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
9 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
9 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
10 jam yang lalu
Infografis
Beda Jauh, Berikut Perbandingan...
Beda Jauh, Berikut Perbandingan Kekayaan Jake Paul vs Mike Tyson
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved