Tak terlibat penyerangan RSPAD, 19 orang dilepas
Jum'at, 02 Maret 2012 - 19:29 WIB
Tak terlibat penyerangan RSPAD, 19 orang dilepas
A
A
A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya akhirnya melepas 19 orang yang semula ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi penyerangan pelayat di Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Ke 19 orang itu dibebaskan karena tak terbukti terlibat dalam aksi menewaskan dua orang itu.
"Untuk 19 orang yang telah diamankan keseluruhnya berasal dari Kampung Ambon dan telah dikembalikan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta Jumat (2/3/2012).
Menurutnya, langkah mengembalikan mereka ke rumahnya masing-masing sementara ini belum menemukan bukti.
"Saat ini dikembalikan dulu, karena kami juga tidak bisa menahan orang terlalu lama kalau tidak ada dasarnya. Cuma kalau dibutuhkan sebagai saksi, akan kami panggil lagi," tambahnya.
Seperti diberitakan, terjadi penyerangan itu terjadi Kamis 23 Februari pukul 01.30. Para pelayat di rumah duka RSPAD diserang dan dibacok. Dua tewas yakni Stenly A Y Wenno (39), warga Kramat pulo, Gang 6, RT4/3, Kecamatan Senen, Jakarta pusat dan Ricky Tutu Boy (37), warga Jalan F Kalasut RT08/06 Barong Utara, Sorong, Papua. Keduanya kelahiran Ambon, Maluku.
Lima orang dipastikan sebagai tersangka, satu orang masih dalam penyidikan namun kuat dugaan terlibat dalam aksi itu. Beberapa orang masih dicari dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).(lin)
"Untuk 19 orang yang telah diamankan keseluruhnya berasal dari Kampung Ambon dan telah dikembalikan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya Jakarta Jumat (2/3/2012).
Menurutnya, langkah mengembalikan mereka ke rumahnya masing-masing sementara ini belum menemukan bukti.
"Saat ini dikembalikan dulu, karena kami juga tidak bisa menahan orang terlalu lama kalau tidak ada dasarnya. Cuma kalau dibutuhkan sebagai saksi, akan kami panggil lagi," tambahnya.
Seperti diberitakan, terjadi penyerangan itu terjadi Kamis 23 Februari pukul 01.30. Para pelayat di rumah duka RSPAD diserang dan dibacok. Dua tewas yakni Stenly A Y Wenno (39), warga Kramat pulo, Gang 6, RT4/3, Kecamatan Senen, Jakarta pusat dan Ricky Tutu Boy (37), warga Jalan F Kalasut RT08/06 Barong Utara, Sorong, Papua. Keduanya kelahiran Ambon, Maluku.
Lima orang dipastikan sebagai tersangka, satu orang masih dalam penyidikan namun kuat dugaan terlibat dalam aksi itu. Beberapa orang masih dicari dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).(lin)
()