Polisi dalami rekaman CCTV Swiss Belhotel

Rabu, 22 Februari 2012 - 16:05 WIB
Polisi dalami rekaman...
Polisi dalami rekaman CCTV Swiss Belhotel
A A A
Sindonews.com - Hingga kini kronologi pembunuhan Tan Hary Tantono alias Ayung masih menjadi teka-teki. Terkait adanya indikasi perencanaan pembunuhan oleh John Kei, polisi masih mendalami hal tersebut.

Dir Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Toni Harmanto mengatakan, berdasarkan bukti rekaman Closed Circuit Television (CCTV) Hotel diperoleh kesimpulan sementara ada peran John Kei dalam merencanakan pombunuhan bos PT Sanex Steel beberapa waktu lalu.

"Dari tempo (waktu) John Kei masuk sampai keluar, itu kan ada jeda waktu. Pisau juga di bawa dari luar. Ada jeda waktu Ayung dibunuh. Kita anggap itu sebagai perencanaan," terang Toni, usai acara silahturahmi Kapolda dengan Wartawan, pagi tadi, Jakarta Rabu (22/2/2012).

Guna menelusuri hal tersebut, saat ini kata Toni timnya masih mendalami berbagai alat bukti seperti rekaman CCTV termasuk keterangan forensik yang juga diperkuat dengan keterangan saksi ahli.

John Kei diduga menjadi dalang pembunuhan Bos PT Sanex Steel, Tan Hary Tantono yang tewas di Swiss Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat.(azh)
()
Berita Terkini
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
9 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved