Kasus pencatutan KTP harus diperkarakan

Selasa, 21 Februari 2012 - 20:17 WIB
Kasus pencatutan KTP...
Kasus pencatutan KTP harus diperkarakan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta membenarkan penemuan adanya dukungan fiktif yang dilakukan para calon independen, seperti yang diungkap oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

"Ada beberapa yang ditemukan," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta Juri Ardiantoro kepada Sindonews di kantornya, Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2012).

Untuk membuktikannya, bagi KPUD adalah hal sederhana. KPUD akan memanggil warga yang kartu identitasnya (KTP) dicatut oleh pasangan independen.

"Kalau benar dicatut, kita coret dukungannya tentu saja," tuturnya.

Kendati demikian, ia pun mengimbau atau mempersilakan kepada pihak yang merasa dicatut dalam dukungan suara untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, melanjutkan ke proses meja hijau.

"Kalau yang KTP-nya dicatut, silakan mau melanjutkan ke proses hukum atau tidak Karena merasa dicatut namanya. Karena itu jadi wilayah mereka (Warga)," pungkasnya.

Sekedar diketahui, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Ramdansyah mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menemukan beberapa dukungan fiktif. Dari temuan-temuan tersebut, kata dia, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan tim penegakan hukum terpadu (Gakumdu), guna menentukan sikap.

Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan, guna menyikapi temuan-temuan dilapangan. Mengingat, banyak anggota Panwaslu termasuk dirinya yang dicatut namanya oleh salah satu pasangan bakal calon. Kendati demikian, ia pun curiga banyak nama yang dicatut dari luar panwaslu.

"Dari koordinasi yang dilakukan dengan tim gakumdu akan dibuat naskah kesepakatan menyikapi pelanggaran dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2012 ini," ujarnya kepada wartawan.

Akan tetapi, tidak ada sanksi khusus yang akan diberikan kepada pasangan bakal calon (Balon) yang melakukan pelanggaran tersebut. Hanya saja, sambung dia, jumlah dukungan pasti berkurang.
()
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved