Sekeluarga tinggal di rumah kandang

Senin, 13 Februari 2012 - 19:26 WIB
Sekeluarga tinggal di...
Sekeluarga tinggal di rumah kandang
A A A
Sindonews.com - Kemiskinan masih mendera republik ini. Satu keluarga di Mandailing Natal, Sumatera Utara, terpaksa tinggal di gubuk reot beratap plastik terpal, berdinding bambu dilapisi kertas semen.

Kondisi ini terjadi setelah ayah sekaligus tulang punggung keluarga ini meninggal dunia beberapa tahun lalu. Rumah dari bambu berukuran tak lebih beberapa meter persegi yang pantas disebut kandang ini harus ditinggali lima orang dalam satu keluarga di Desa Bangun Purba, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Di dalam rumah kondisinya lebih parah lagi, atap rumah terbuat dari terpal plastik sementara dinding dan lantai rumah dari bambu yang dilapisi kertas semen. Rumah ini terpaksa dihuni oleh Umi Kalsum bersama 4 anaknya.

Umi mengaku tak mampu mencari rumah yang layak bagi keluarganya, karena pekerjaannya dan dua anak perempuannya yang sudah beranjak remaja hanya sebagai buruh tani berpenghasilan tak lebih dari Rp20 ribu se hari.

Sementara seorang anak laki laki Umi tak bisa mencari nafkah karena menderita cacat mental dan tak mampu berbicara. Kebasahaan jika diguyur hujan dan kepanasan jika terik matahari harus dialami keluarga ini hampir setiap saat. Bahkan seluruh anak Umi Kalsum tak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang SMA karena tak memiliki biaya.

Ketua RT setempat, Irsan Batubara mengakui sekitar 10 persen warga di lingkungannya hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan cenderung melarat karena tak memiliki tempat tinggal yang layak dan makan serba pas pasan.

"Bantuan dari kecamatan setempat yang selama ini diterima warga miskin hanya sebatas beras miskin-raskin. Hal itu tak mampu membuat kehidupan warga melarat ini berubah," terang Irsan, Senin (13/2/2012).

Ya, masih banyak warga di negeri ini yang membutuhkan tempat tinggal yang harusnya lebih layak. Pemerintah semestinya jeli, bantuan yang selama ini disalurkan ternyata tak mengubah hidup warga seperti Umi Kalsum.

Warga sebetulnya membutuhkan pekerjaan dan pendapatan yang layak agar mereka bisa hidup lebih mapan dan tak seperti nasib yang dialami Umi Kalsum ini.
()
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
6 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
7 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
7 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
9 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
10 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved