Uji KIR angkutan umum harus diperketat

Senin, 13 Februari 2012 - 16:49 WIB
Uji KIR angkutan umum...
Uji KIR angkutan umum harus diperketat
A A A
Sindonews.com - Uji kelaikan kendaraan atau KIR khususnya kepada angkutan umum harus diperketat. Hal ini lantaran maraknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan angkutan umum.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, pengawasan dan penerapan pengujian KIR angkutan umum di Dinas Perhubungan Kabupaten atau Kota harus diperketat demi mengantisipasi terjadinya kecelakaan angkutan umum yang belakangan marak terjadi.

"Saya sudah titip kadishub, untuk pelaksanaan KIR jangan ditawar lagi," terang Foke kepada wartawan tadi pagi usai rapat pimpinan di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (13/2/2012).

Foke juga mengimbau agar dalam pelaksanan uji KIR tidak lagi ada praktik percaloan guna menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas uji kelaikan kendaraan tersebut. Pasalnya uji KIR sudah jadi sumber pendapatan, dimana praktik percaloan telah menjangkiti program uji kelaikan tersebut.

"Kalau tidak terlibat antara yang punya mobil sama yang tes itu sudah yang paling aman. Jadi enggak ada lagi calo, perantara. Saya khawatir kualitas uji kelaikan itu menurun karena itu," terangnya.(azh)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved