Satu lagi korban bus Jaya Prima tewas

Minggu, 12 Februari 2012 - 15:21 WIB
Satu lagi korban bus...
Satu lagi korban bus Jaya Prima tewas
A A A
Sindonews.com - Satu lagi korban tewas akibat supir bus pariwisata Jaya Prima ugal-ugalan di Majalengka. korban tewas tercatat sudah tiga orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di RSUD Cideres, Kecamatan Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat, hingga Minggu (12/2/2012) sore korban bernama yang diketahui bernama Beben meninggal dunia, akibat menderita luka berat di kepala.

Tiga korban tewas yang kini berada di RSUD Cideres Jaja warga Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kadipaten, Majalengka yakni Andre alias Tomo, Sumedang dan Beben yang belum diketahui asalnya.

Seperti diketahui kecelakaan terjadi sekira puku 10.30 WIB. Bus pariwisata yang mengangkut sekira 50 jamaah majelis taklim asal Bandung yang hendak berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, itu oleng dan menabrak empat sepeda motor dan tiga delman.

Polres Majalengka masih mendalami kecelakaan ini dengan memintai keterangan supir bernama Egi Ginanjar, warga Purwakarta, Jabar. Dugaan sementara supir melajukan kendaraannya secara ugal-ugalan ketika membawa rombongan yang hendak berziarah ke makam Sunan Gunung Jati, Cirebon.(azh)
()
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
52 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved