Kijang tabrak truk, tiga kritis

Kamis, 09 Februari 2012 - 11:43 WIB
Kijang tabrak truk,...
Kijang tabrak truk, tiga kritis
A A A
Sindonews.com - Kelalaian membawa malapetaka, merupakan istilah yang cukup tepat untuk menggambarkan kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Madiun Ponorogo, Jawa Timur.

Diduga karena mengantuk, sopir Kijang Z 1690 HP yang membawa satu keluarga berisi enam orang menabrak truk.

Akibat peristiwa itu, tiga orang penumpang mengalami luka kritis. Weli, sopir truk mengatakan, kecelakaan bermula ketika kijang dari arah Selatan berjalan di lajur yang berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Kemudian dia menghindar dengan membanting stir ke kiri, tapi kijang tetap menabrak bodi kanan truk yang dikemudikannya.

"Satu keluarga asal Garut Jawa Barat, yang menjadi korban langsung dievakuasi warga. Tiga di antara korban yang berusia lanjut dalam kondisi kritis, seluruh korban langsung dibawa ke RSUP Sudono Madiun," terangnya, kepada wartawan di Jawa Timur, Kamis (9/2/2012).

Kecelakaan yang melibatkan kijang dan truk ini terjadi di Jalan Raya Madiun Ponorogo, tepatnya di Desa Kerto Banyon, Kecamatan Geger, Madiun. Kerasnya benturan membuat bodi mobil kijang ringsek bagian depannya. Akibat kecelakaan tersebut Jalur Madiun Ponorogo dan sebaliknya macet. (san)
()
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
5 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
9 jam yang lalu
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved