Puluhan bayi alami gizi buruk

Rabu, 08 Februari 2012 - 08:56 WIB
Puluhan bayi alami gizi...
Puluhan bayi alami gizi buruk
A A A
Sindonews.com – Kasus gizi buruk masih ditemukan di daerah Kabupaten Magelang. Dari 2011 sampai akhir Januari 2012, tercatat 26 bayi menderita penyakit tersebut.

Penderita gizi buruk itu berasal dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 26 bayi gizi buruk itu terjadi selama 2011.Namun,tahun ini belum ada laporan.

”Tahun ini belum ditemukan kasus gizi buruk tersebut. Harapannya tidak akan terjadi lagi kasus gizi buruk di wilayah Magelang ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang dokter Hendarto kemarin. Dari 10 kecamatan di Kabupaten Magelang.10 kecamatan di antaranya merupakan wilayah rawan gizi buruk.

Tahun lalu gizi buruk paling banyak terdapat di Kecamatan Muntilan. Di Kecamatan Muntilan tersebut, tahun lalu terdapat enam kasus. Kecamatan lainnya yang terdapat kasus gizi buruk,yaitu Kecamatan Salam lima kasus, Ngluwar (5), Bandongan (3), dan Mertoyudan (2).

Sementara di Kecamatan Tempuran, Kajoran, Grabang, dan Secang masing-masing terdapat satu kasus gizi buruk. Jumlah keseluruhan terdapat 26 kasus.Dari semua kasus itu, kebanyakan korbannya berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Selain faktor ekonomi, banyak bayi menderita gizi buruk karena memiliki penyakit penyerta. Di antaranya menderita Ispa, TBC, microsepalus. ”Tidak sedikit pula yang diakibatkan memiliki berat badan rendah saat kelahiran, kelainan pada tumbuh kembangnya, dan karena pola asuh keluarga salah,”papar Hendarto.

Dinas Kesehatan terus memonitor setiap bulannya bayi yang ada di wilayah Magelang untuk menangani gizi buruk ini. Bersama dengan para petugas dari puskemas, posyandu, dan kader kesehatan desa.

Di sisi lain, Hendarto menyebut Dinas Kesehatan juga melakukan penyuluhan, pemberdayaan masyarakat atau keluarga, dan pemberian makanan tambahan (PMT). Semuanya dilakukan saat kegiatan posyandu dilaksanakan di desa-desa.

Kasus gizi buruk juga pernah ditemukan di Dusun Slokopan, Desa Sukorini RT 5 RW 5,Kecamatan Muntilan.Warga setempat,Mita Nurofiatul Latifah yang berusia 1,5 tahun menderita gizi buruk akibat kekurangan asupan gizi dan sakit. Kondisi bayi tersebut cukup mengenaskan.Berat badannya hanya 3 kilogram dan panjang 50 cm.

Ini jauh dari berat ideal badan anak seusianya yang normal 8 kilogram dan panjang 60 cm. ”Anak saya sakit infeksi tenggorokan, paru-paru kering, dan terbaru terkena diare. Kondisinya seperti bayi baru dilahirkan, masih pelo bicara dan belum mampu duduk, ”papar orang tua Mita,Muhamad Latif,31,dan Eni Rohayati,22. (wbs)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved