Tiap tahun, jumlah kasus AIDS meningkat
Jum'at, 03 Februari 2012 - 03:09 WIB
Tiap tahun, jumlah kasus AIDS meningkat
A
A
A
Sindonews.com – penyebaran penyakit AIDS setiap tahun mengalami peningkatan. Kementerian Kesehatan pun didesak untuk menyikapi masalah ini.
Anggota Komisi IX DPR RI Herlini Amran meminta Pemerintah dalam hal ini Kementerian kesehatan segera memperbaiki kinerjanya terkait penganggulangan dan memerangi penyakit HIV yang meningkat tiga kali lipat pada tahun 2011, yakni sebanyak 60 ribu pengidap dibandingkan 2009 yang hanya 20 ribu pengidap.
Dari data yang dihimpun Kemenkes per 30 Juni 2011, ada 26.483 kasus AIDS dan 66.693 kasus HIV. Total ada 93.176 kasus atau 50 persen dari estimasi nasional (data ODHA 2011 diprediksi mencapai 210 ribu orang). Data tersebut dihimpun dari 32 provinsi dan 30 kabupaten dan kota di Indonesia.
"Pemerintah masih menghadapi masalah yang sama, dan belum terjadi perubahan signifikan dalam penanggulangan HIV di Indonesia selama 20 tahun belakangan ini," ujar Herlini dalam siaran persnya, Kamis (2/2/2012).
Berdasarkan hasil survei perubahan perilaku yang dirilis Kemenkes, sebanyak 55 persen dari keseluruhan infeksi baru HIV dan kasus AIDS disebabkan oleh hubungan seks heteroseksual, atau naik dua persen dibandingkan lima tahun lalu.
Kasus transmisi seksual (termasuk heteroseksual dan lelaki dengan lelaki) mencapai angka tertinggi 57,7 persen menambah jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia, disusul pengguna narkoba suntik 3,62 persen .
Herlini mendesak pemerintah untuk mengantisipasi pengaruh kampanye global kaum homoseksual untuk menekan penularan HIV/AIDS di kalangan mereka. Karena, 55 persen infeksi baru HIV dan kasus AIDS disebabkan oleh hubungan seks heteroseksual.
Herlini juga meminta pemerintah harus lebih masif menyajikan hasil surveilan infeksi HIV/AIDS pada kelompok beresiko yakni pekerja seks komersial dan konsumennya, serta pelaku seks bebas agar semakin meningkat kesadaran masyarakat terhadap ancaman infeksi HIV/AIDS melalui transmisi heteroseksual beresiko.
“Komisi IX akan terus mengawasi keseriusan Kemenkes dalam pennaggulangan HIV untuk mencapai target MDG-6 melalui peningkatan sosialisasi, peningkatan akses pengobatan HIV-AIDS, implementasi program PMTCT, dan pengurangan dampak buruk pada penyalahguna jarum suntik,” kata Herlini.(azh)
Anggota Komisi IX DPR RI Herlini Amran meminta Pemerintah dalam hal ini Kementerian kesehatan segera memperbaiki kinerjanya terkait penganggulangan dan memerangi penyakit HIV yang meningkat tiga kali lipat pada tahun 2011, yakni sebanyak 60 ribu pengidap dibandingkan 2009 yang hanya 20 ribu pengidap.
Dari data yang dihimpun Kemenkes per 30 Juni 2011, ada 26.483 kasus AIDS dan 66.693 kasus HIV. Total ada 93.176 kasus atau 50 persen dari estimasi nasional (data ODHA 2011 diprediksi mencapai 210 ribu orang). Data tersebut dihimpun dari 32 provinsi dan 30 kabupaten dan kota di Indonesia.
"Pemerintah masih menghadapi masalah yang sama, dan belum terjadi perubahan signifikan dalam penanggulangan HIV di Indonesia selama 20 tahun belakangan ini," ujar Herlini dalam siaran persnya, Kamis (2/2/2012).
Berdasarkan hasil survei perubahan perilaku yang dirilis Kemenkes, sebanyak 55 persen dari keseluruhan infeksi baru HIV dan kasus AIDS disebabkan oleh hubungan seks heteroseksual, atau naik dua persen dibandingkan lima tahun lalu.
Kasus transmisi seksual (termasuk heteroseksual dan lelaki dengan lelaki) mencapai angka tertinggi 57,7 persen menambah jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia, disusul pengguna narkoba suntik 3,62 persen .
Herlini mendesak pemerintah untuk mengantisipasi pengaruh kampanye global kaum homoseksual untuk menekan penularan HIV/AIDS di kalangan mereka. Karena, 55 persen infeksi baru HIV dan kasus AIDS disebabkan oleh hubungan seks heteroseksual.
Herlini juga meminta pemerintah harus lebih masif menyajikan hasil surveilan infeksi HIV/AIDS pada kelompok beresiko yakni pekerja seks komersial dan konsumennya, serta pelaku seks bebas agar semakin meningkat kesadaran masyarakat terhadap ancaman infeksi HIV/AIDS melalui transmisi heteroseksual beresiko.
“Komisi IX akan terus mengawasi keseriusan Kemenkes dalam pennaggulangan HIV untuk mencapai target MDG-6 melalui peningkatan sosialisasi, peningkatan akses pengobatan HIV-AIDS, implementasi program PMTCT, dan pengurangan dampak buruk pada penyalahguna jarum suntik,” kata Herlini.(azh)
()