Pemko sterilkan pasar burung

Jum'at, 27 Januari 2012 - 09:32 WIB
Pemko sterilkan pasar...
Pemko sterilkan pasar burung
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemko) Medan berupaya memutus mata rantai penyebaran virus flu burung dengan melakukan penyemprotan vaksin di sentra-sentra pemeliharaan unggas, seperti di Pasar Burung, Jalan Bintang.

Penyemprotan vaksin kemarin langsung dilakukan oleh Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Menurut Rahudman, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi masuknya virus flu burung di Medan. Karena belakangan beberapa kota di Indonesia sudah terjangkit virus mematikan ini,seperti di Jakarta dan Banten.

“Kepada masyarakat kita mengharapkan agar juga memelihara kebersihan dan segeralah laporkan ke aparat setempat jika ada unggas yang tiba- tiba mati,” ujar Rahudman.

Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan(Distanla) KotaMedan Wahid menyatakan, setelah di Pasar Burung,Jalan Bintang,pihaknya akan melanjutkan penyemprotan ke tempat lain. Sejauh ini, pihaknya sudah membagikan disifektan kepada camat dan lurah,sehingga dapat dilakukan penyemprotan di lingkungannya masing-masing.

“Dengan begitu, camat dan lurah dapat mengantisipasi lingkungannya dari virus flu burung, karena dari satu disinfektan itu dalam sekali penyemprotan hanya dibutuhkan 5mlpersatuliterair,” terangnya.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Distanla Kota Medan Dewi Nainggolan menambahkan, saat ini peralihan cuaca dari musim hujan menuju musim kemarau perlu diwaspadai.

Sebab, pada saat peralihan ini peluang penyebaran virus flu burung semakin besar. Untuk memperkecil risiko terjangkitnya virus flu burung dari perubahan musim,Distanla sudah membentuk Satgas Partisipan Desease Survailance Response (PDSR).

Satgas ini bertujuan untuk segera merespon kondisi unggas yang ada di Medan.“Kalau masyarakat ada menemukan unggas yang mati maka segera dilaporkan ke camat agar langsung bisa dipantau oleh satgas,” tegas Dewi. (wbs)
()
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
1 jam yang lalu
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
2 jam yang lalu
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
11 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
11 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
11 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved