Warga tolak bayar tarif air Umbulan

Minggu, 22 Januari 2012 - 10:59 WIB
Warga tolak bayar tarif...
Warga tolak bayar tarif air Umbulan
A A A
Sindonews.com - Warga sekitar sumber air Umbulan, Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan menolak rencana pemberlakuan tarif sebesar Rp2 per liter. Warga meminta agar pengelola megaproyek Umbulan memberikan air secara gratis.
"Warga menginginkan air yang dipergunakan warga sekitar sumber air Umbulan, tidak dikenakan tarif alias gratis. Air gratis ini sebagai kompensasi atas pembangunan proyek Umbulan," kata Abdul Basori, Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/1/2012).

Meski bermukim di sekitar salah satu sumber terbaik di dunia, lanjut Basori, warga tidak pernah menikmati segarnya air Umbulan. Karena kawasan pemukiman di bagian timur dan atas sumber Umbulan justru mengalami krisis air pada saat musim kemarau. Air Umbulan ini langsung mengalir ke kawasan utara melalui Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso.

"Beberapa desa di Kecamatan Winongan justru mengalami kekeringan pada musim kemarau. Padahal debit sumber air umbulan ini semakin naik pada saat musim kemarau. Sehingga sangat wajar jika warga meminta agar pembebasan tarif dari proyek Umbulan tersebut," tandas Basori yang juga Kades Penataan Kecamatan Winongan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf memberikan ancar-ancar harga tarif air bersih untuk masyarakat sekitar sumber Umbulan sebesar Rp2 per liter. Pengenaan retribusi tarif yang jauh di bawah harga pasar ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga.

"Tarif itu memang belum final, masih bisa berubah. Tapi kalau gratis ya tidak mungkin. Harga yang diberikan kepada warga sekitar itu sudah jauh di bawah harga pada umumnya," tandas Gus Ipul, panggilan akrabnya.

Menurut Gus Ipul, saat ini pembangunan instalasi untuk warga sekitar sudah mulai dikerjakan. Pembangunan instalasi ini sebagai salah satu upaya untuk mengonsolidasi masyarakat sekitar.

Dia berharap, proses pengerjaan megaproyek Umbulan ini bisa mulai dikerjakan pada tahun 2012 ini. Sehingga pada 2-3 tahun mendatang, masyarakat di lima daerah bisa menikmati segarnya air Umbulan.(azh)

()
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
50 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved