Jatah raskin di Solo kian tak jelas

Senin, 09 Januari 2012 - 18:41 WIB
Jatah raskin di Solo...
Jatah raskin di Solo kian tak jelas
A A A
Sindonews.com - Ketidakjelasan data keluarga miskin di Kota Solo, Jawa Tengah, Januari 2012, membuat pendistribusian beras bagi warga miskin (raskin) terancam dirapel hingga Februari. Namun, apabila pendistribusian dipaksakan pada bulan ini, maka akan menggunakan data lama.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Solo Asih Widodo mengatakan, data penerima raskin 2012-2014 belum sampai ke mejanya. Padahal data tersebut penting sebagai dasar penyaluran raskin mulai Januari 2012.

Dari perhitungannya, proses data di tingkat kota sampai ke penerima raskin by name membutuhkan waktu sampai akhir Januari. Artinya, raskin Januari terpaksa disalurkan Februari, bersamaan dengan jatah pada bulan itu.

“Hasil PPLS (Perlindungan Sosial) BPS (Badan Pusat Statistik) sampai hari ini belum dapat diakses untuk program raskin kota. Saya sendiri tidak tahu kapan? Padahal data itu masih harus dijabarkan dalam pembuatan kartu raskin yang menelan banyak waktu,” terang Asih di kantornya, Solo, Senin (9/1/2012).

Menurut data PPLS 2008 menyebutkan jumlah penerima raskin Kota Solo mencapai 21.954 Kepala Keluarga (KK). Melalui pendataan terbaru, jumlah penerima diprediksi meningkat seiring dengan cakupan kriteria kemiskinan yang diperluas.

Asih mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) tak bisa berbuat banyak dalam posisi ini, mengingat kewenangan barang bersubsidi ada di tangan pemerintah pusat. Dalam hal ini, Pemkot menunggu instruksi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Dia juga menambahkan, saat ini kartu raskin 2008-2011 yang ada telah ditarik dari pemegangnya. Sebagai gantinya, penerima raskin 2012-2014 akan memegang kartu baru yang ternyata hingga kemarin belum kunjung terbit.

Informasi terbaru yang diterima Asih, raskin pada 2012 masih menggunakan data lama, sedangkan enam bulan berikutnya memakai data PPLS terbaru. Ini dilakukan dengan pertimbangan penyelesaian data kemiskinan PPLS 2011.

“Tapi ini informasi yang saya terima. Untuk kepastiannya harus berdasarkan perintah gubernur,” jelasnya. (ank)
()
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved