Polda Metro ungkap narkoba kelas pabrik

Jum'at, 30 Desember 2011 - 16:15 WIB
Polda Metro ungkap narkoba...
Polda Metro ungkap narkoba kelas pabrik
A A A
Sindonews.com - Kasus peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang seperti fenomena gunung es. Artinya, sudah diberantas bagian permukaan, tapi sesungguhnya masih banyak peredaran dengan jumlah lebih besar belum terdeteksi.

Seperti juga pengungkapan tim narkoba dilakukan Polda Metro Jaya selama tahun 2011, meskipun jumlah pengungkapan narkoba menurun, bukan berarti bisa dijadikan indikator peredaran narkoba berkurang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Radja memaparkan data akhir tahun pengungkapan narkoba itu. Selama tahun 2011, jajarannya berhasil mengungkap 4.694 kasus. Jumlah itu menurun dibanding pengungkapan sebelumnya tahun 2010 sebanyak 4.989. Penurunannya hampir 6 persen.

Untung mengakui, jumlah pengungkapan itu turun hampir 6 persen, namun jangan salah kasus yang diungkap tergolong kasus besar bukan kelas ecek-ecek. "Jumlah boleh turun, tapi lihat kelas kasus yang kami tangani. Kami berhasil menangkap produsen besar sekelas pabrik," kata pria asal Surabaya lahir di Medan itu saat jumpa pers di Polda Metro Jaya Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2011).

Untung menilai sekarang ini peran masyarakat terhadap pemberantasan narkoba menurun. Itu terbukti minimnya laporan masyarakat terkait narkoba. Sehingga, dalam upaya pengungkapan itu pihaknya turun tanpa bantuan dari masyarakat. Padahal, jika masyarakat berperan aktif dengan cara memberikan informasi tentu polisi akan lebih mudah mengungkap kasus narkoba.

Selain peran masyarakat, kepedulian pihak pemerintahan setempat juga sangat diharapkan. Seperti halnya dugaan peredaran narkoba di Kampung Ambon. Kampung berada di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, ini yang sudah lama sebagai surganya para penikmat narkoba itu, saat ini dalam pantauan pemerintahan setempat untuk mengatasi kasus narkoba.

"Kami sudah menyerahkan kepada wali kota, camat, ketua RT maupun RW untuk melakukan tindakan preventif terhadap pengguna narkoba," kata mantan Kapolda DIY itu. Namun demikian, patroli kepolisian tetap digiatkan di wilayah itu. (lin)
()
Berita Terkini
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
6 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
13 menit yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved