Faisal Basri menyusuri sungai Ciliwung

Sabtu, 24 Desember 2011 - 13:02 WIB
Faisal Basri menyusuri...
Faisal Basri menyusuri sungai Ciliwung
A A A
Sindonews.com- Persoalan banjir Jakarta, tak bisa dilepaskan dari aliran kali. Pasalnya, penyempitan kali menyebabkan luapan air ketika hujan besar atau kiriman air dari Bogor.

Kebiasaan masyarakat Jakarta yang membuang sampah sembarangan di sungai dan pemukiman liar dibantaran sungai faktor terbesar terjadinya penyempitan aliran air. Maka itu, peran serta semua pihak, sangat dibutuhkan dalam memperbaiki kondisi tersebut.

Kesatuan Ciliwung Institute sebagai salah satu komunitas yang peduli terhadap kondisi sungai Ciliwung. Mereka melakukan penyusuran sepanjang sungai Ciliwung, mulai daerah Pondok Cina hingga Condet Balekambang.

"Kita lihat di sepanjang sungai ini orang-orang ini membuang sampah di sungai. Mungkin sungai tempat pembungan sampah terbesar di dunia," ujar Faisal Basri yang namanya belakangan sering disebut sebagai bakal Calon Gubernur DKI Jakarta 2012 ketika mendampingi kegiatan tersebut, Jakarta, Sabtu (24/12/2011).

Padahal, Ciliwung sebagai salah satu hulu untuk mengurangi banjir. Oleh karena itu, dia berharap masyarakat bisa ikut membantu untuk menjaga dan mencintai sungai ciliwung itu sendiri. Bukan mencemarkan dengan membuang sampah sembarangan dan membangun pemukiman disekitar bantaran kali.

"Kita kembalikan jalan air dan kita buat tak terganggu, tak rusak, tak dipersempit. Karena ini adalah kunci persoalan kota, lingkungan, tentu caranya dengan melibatkan masyarakat agar mencintai sungai," imbuhnya.

Lanjut, bakal calon Gubernur DKI dari kalangan independen ini menilai perlu adanya manajemen terpadu antar pemerintah daerah. Mengingat, sungai Ciliwung meiputi lintas daerah sekitar Jakarta.

"Ke depan kita mengharapkan penduduk di sepanjang sungai Ciliwung bisa menikmati keindahan dari Ciliwung, oleh karena itu perlu kita rawat. Ini tanggungjawab kita, karena itu harus menjadi manajemen yang baik, nggak ada yang bisa membatasai, ini Depok dan ini Jakarta," ucapnya.

Perhatian terhadap sungai Ciliwung ini sebelumnya pernah ditunjukkan oleh Partai Demokrat. Para kader Partai Demokrat menggelar apel siaga di sekitar sungai Ciliwung, Kampung Melayu Jakarta Timur.

Apel dilakukan sebagai bentuk antisipasi datangnya banjir yang kerap melanda daerah tersebut. Selain itu, sebagai balas budi kepada warga yang telah berhasil mengantarkan partai binaan SBY sebagai pemenang Pemilu 2009.

"Itu adalah pertukaran yang adil. Partai Demokrat dipilih dan dipercaya, karena itu Partai Demokrat bekerja keras menunaikan amanah rakyat, kalau ada bencana Partai Demokrat siap bantu. Ini bukan kampanya, justru ini tanggung jawab Partai Demokrat," jelas Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
()
Berita Terkini
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
12 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Infografis
Upaya Mengatasi Banjir...
Upaya Mengatasi Banjir di Jakarta, 13 Sungai Dikeruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved