Bantu korban Mesuji, kantor FPI diserang polisi?

Kamis, 22 Desember 2011 - 16:38 WIB
Bantu korban Mesuji,...
Bantu korban Mesuji, kantor FPI diserang polisi?
A A A
Sindonews.com - Lantaran ikut membantu korban Mesuji, markas besar Front Pembela Islam (FPI) dikabarkan diserang polisi. FPI dituding memediasi warga Mesuji untuk datang ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Senayan, Jakarta Selatan.

Namun kebenaran kabar itu dibantah Ketua FPI Habieb Rizieq. "Tidak benar itu. Kebetulan ketika warga Mesuji datang ke tempat FPI, Kapolda, Kapolres, serta Kapolsek setempat datang bersilaturahmi ke sini," katanya saat berbincang kepada Sindonews, di rumahnya, Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis (22/12).

Karena banyak polisi itulah, ada oknum yang menyebarkan isu penyerangan melalui pesan singkat. Padahal, kondisinya tidak demikian. Sebaliknya, dalam kunjungan itu polisi meminta bantuan pengamanan malam Natal dan tahun baru.

"Yang benar, mereka datang ke sini meminta bantuan kepada FPI untuk pengamanan malam Natal dan tahun baru 2012 di Jakarta," terangnya.

Dijelaskan Habieb, hampir setiap tahun FPI selalu diajak dan diikutsertakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga wilayah Jakarta kondusif saat berlangsung ibadah Natal dan pergantian tahun baru.

Ditambahkan, jika diperlukan FPI akan mengerahkan kekuatan penuh untuk pengamanan. "Kita sudah menyerukan kepada semua cabang FPI di daerah untuk menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing," jelasnya.

FPI mengutuk keras aksi teror bom di malam Natal. Sebab, haram hukumnya mengganggu ibadah agama orang lain, seperti Natal. Karena itu, sudah menjadi hak setiap umat beragama. "Mencaci agama lain, menghina agama lain, lagi Natal dibom, atau dipasang petasan, itu diharamkan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Jaffar membenarkan jika kunjungannya ke markas besar FPI bukan untuk melakukan penyerangan. Tapi bersilaturahmi para ustad dan ulama dari FPI. "Tidak ada itu. Hanya melakukan koordinasi pengamanan Natal dan tahun baru," tegasnya. (san)
()
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
2 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
3 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
4 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
5 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
6 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
7 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved