Banjir Sulteng, 4 tewas dan ratusan rumah hancur

Minggu, 04 Desember 2011 - 15:44 WIB
Banjir Sulteng, 4 tewas...
Banjir Sulteng, 4 tewas dan ratusan rumah hancur
A A A
Sindonews.com - Empat dari enam warga yang dinyatakan hilang akibat banjir bandang di Desa Bolapoppu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan siang tadi.

Empat korban ditemukan tewas tertimbun lumpur dan limbah kayu gelondongan. Aparat bersama warga berusaha menggali tanah di lokasi penemuan jasad Kaharudin (45), warga Dusun III, Pangale, yang tertimbun lumpur dan pohon.

Korban kali pertama ditemukan keluarga di timbunan lumpur dekat rumahnya, Minggu (4/12/2011). Usai diangkut, korban dievakuasi ke posko bencana dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Korban lainnya, Melati (47) warga Dusun III, juga ditemukan petugas dan warga di tumpukan lumpur. Dua korban lain, Murni (55), bersama cucunya, Suci (7), warga Dusun II, Tamurai, juga ditemukan tertanam di lumpur dan pohon. Ketiga korban rencanannya dimakamkan sore ini.

Banjir bandang menerjang Desa Bolapoppu Sabtu sore kemarin menyebabkan enam warga hilang. Dua warga lainnya yang belum ditemukan adalah Labo (47), warga Dusun II dan Theresia (52), warga Dusun III, Pangale.

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga menghancurkan rumah warga. Di Dusun II, tercatat 36 rumah warga hancur dan tertimbun lumpur. Sedang di Dusun III, rumah yang hancur mencapai 101 unit.

Aparat gabungan Kepolisian dan TNI Angkatan Darat (AD) memblokade jalan di dua dusun yakni Dusun II dan Dusun III di Desa Bolapapu. Pemblokiran dilakukan untuk mencegah warga yang nekat masuk untuk melihat rumah serta mencari anggota keluarga.

Hantaman banjir menerjang dengan tiba-tiba hingga membuat warga kocar-kacir meninggalkan rumah. Akibatnya banyak di antara mereka terpisah dengan anggota keluarga.

Tanda Pongiri, seorang saksi mata, mengatakan banjir bandang terjadi sekira pukul 15.00 Wita, kemarin. Suara gemuruh dari lereng gunung yang terletak tepat di belakang desa mengagetkan warga. Sebagian warga langsung menyelamatkan diri lari ke dataran tinggi dan ke Dusun I.

Banjir bandang yang membawa material batu dan lumpur menyapu bersih dua dusun tersebut. Hingga Minggu pagi ini, empat orang masih dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan dari kepolisian dan TNI AD, sejak pagi tadi melanjutkan pencarian korban hilang.

Untuk membantu menangani para korban, Polisi dan TNI AD, serta Tim SAR membangun tenda darurat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi juga sudah mendirikan dapur umum.
()
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved