Corona Bikin Banyak Hotel dan Restoran di Tangsel Bangkrut, PHK Tak Terelakkan

Rabu, 01 April 2020 - 18:05 WIB
Corona Bikin Banyak...
Corona Bikin Banyak Hotel dan Restoran di Tangsel Bangkrut, PHK Tak Terelakkan
A A A
TANGERANG SELATAN - Wabah virus Corona di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mulai memukul sejumlah sektor usaha. Saat ini yang paling merasakan dampaknya yakni usaha perhotelan dan restoran.

Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), sejak wabah Corona menyebar dan Tangsel ditetapkan sebagai daerah tanggap darurat bencana, omzet pengusaha hotel dan restoran anjlok hingga mendekati angka 100 persen.

Ketua PHRI Tangsel Gusri Effendi menyebut, wabah Corona membuat omzet para pengusaha hotel dan restoran di Tangsel anjlok hingga 90%. Saking sepinya, sampai berdampak pada penutupan sejumlah tempat berusaha.

"Kalau di Tangsel, hotel drop sampai 90%. Apalagi masa tanggap darurat diperpanjang. Tapi kita terbantu, pemerintah mempercepat pembayaran," kata Gusri, kepada SINDOnews, di BSD, Serpong, Rabu (1/3/2020).

Menurut Gusri, selama ini setiap ada kegiatan di hotel dan restoran, pemerintah selalu melakukan pembayaran setelah kegiatan 1-2 pekan. Bahkan, ada yang baru melunasi setelah sata bulan. (Baca juga: Korban Meninggal Corona di Tangsel Jadi 6 Orang, Airin Perpanjang Tanggap Darurat)

"Percepatan pembayaran ini membantu kita membayar karyawan. Ya, jadi selama ini pemerintah melakukan pembayaran setelah kegiatan. Biasanya, proses itu 2 minggu atau 10 hari, jadi sekarang dipercepat," paparnya.

Gusri menyebut terdapat sekira 20.000 orang yang menggantungkan hidup pada pekerjaan hotel dan restoran di Tangsel. Dari total itu, sekira 75% nya pegawai lepas. Wabah Corona, membuat sebagian besar telah di-PHK.

"Di hotel dan restoran ada pegawai tetap, lepas dan paruh waktu. Saya perkiraan, kalau 20 ribu orang yang bergantung kerjanya di restoran dan hotel, 75% itu pegawai lepas. Sebagain besar sudah dirumahkan," bebernya.

Sementara itu, kasus wabah Corona di Kota Tangsel tidak menunjukkan perbaikan. Setiap harinya ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), positif, bahkan meninggal dunia. (Baca juga: Kadinkes Kota Tangerang: Karantina Mandiri, Peluang Sembuh Tetap Ada)

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangsel, jumlah ODP hingga hari ini sudah mencapai 308 orang, PDP 131 orang, positif 34, dan meninggal 6 orang. Dari total itu, 2 orang positif dinyatakan sembuh.
(thm)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved