alexametrics

7 Kabupaten di Papua Belum Laporkan Penanganan Kasus COVID-19

loading...
A+ A-
JAYAPURA - Sebanyak tujuh Kabupaten di Provinsi Papua belum melaporkan penanganan Corona ke pihak Satgas COVID-19 Provinsi Papua. Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua, Silwanus Sumule menyayangkan sikap yang dinilai tidak kooperatif atas kasus virus yang telah menyebar di seluruh penjuru dunia ini.

Dari 29 Kabupaten/Kota di Papua, sebanyak 22 Kabupaten/Kota yang terus mengupdate penanganan COVID-19 di wilayah masing-masing, baik kasus PDP, ODP bahkan positif COVID-19. Termasuk koordinasi yang intens.

"Jadi, dari 29 Kabupaten/Kota se Provinsi Papua, yang sudah melaporkan perkembangan penanganan COVID-19 hingga hari ini sebanyak 22 Kabupaten/Kota, sisanya itu belum," kata Silwanus, Sabtu malam (28/3/2020).



Dijelaskan, 7 Kabupaten yang belum melaporkan penanganan COVID-19 Ke pihak satgas COVID-19 Provinsi Papua adalah, Kabupaten Puncak, Kabupaten Nduga, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Sarmi.

"Harapan kami, semua kabupaten yang belum ini segera melaporkan kondisi dan kinerja meraka, khusunya dalam hal penanganan COVID -19 di Kabupaten wilayah mereka masing-masing," jelasnya. (Baca: Warga di Palangkaraya Ini Tetap Gelar Acara Pernikahan Anaknya saat Pandemi Corona)

Seperti diberitakan sebelumnya, data update jumlah kasus Positif COVID-19 Papua belum terjadi penambahan, masih tujuh orang di wilayah Kabupaten Merauke dan Kota Jayapura, sementara pasien PDP yang dirawat di berbagai Rumah Sakit di Papua mencapai 43 orang, bertambah 3 orang. Sementara ODP mencapai 2311 hasil tracking dari pasien PDP dan riwayat perjalanan.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top